JAKARTAHYPE.COM - Perkembangan mengejutkan terjadi di jajaran miliarder Asia baru-baru ini, menandai perubahan signifikan dalam peta kekayaan kawasan tersebut. Sosok sentral dalam perubahan ini adalah Zhang Yiming, pendiri perusahaan teknologi raksasa asal Tiongkok, ByteDance.
ByteDance, perusahaan induk dari aplikasi video pendek populer TikTok, menjadi mesin utama di balik lonjakan drastis kekayaan Zhang Yiming. Pria berusia 43 tahun ini dilaporkan telah menempati posisi sebagai orang terkaya kedua di seluruh Asia.
Menurut pembaruan terbaru dari Bloomberg Billionaires Index, valuasi kekayaan bersih Zhang Yiming telah mencapai angka yang sangat fantastis. Angka tersebut kini tercatat sebesar US$92,8 miliar.
Kekayaan sebesar US$92,8 miliar tersebut setara dengan nilai nominal sekitar Rp 1.663 triliun jika dikonversikan ke dalam mata uang Rupiah. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa dalam waktu yang relatif singkat.
Pencapaian ini tidak hanya menempatkan Zhang Yiming sebagai orang terkaya kedua di Asia, tetapi juga mengukuhkan namanya sebagai salah satu individu paling kaya di dunia secara global. Hal ini terlihat jelas dalam survei dan indeks kekayaan yang dirilis oleh Bloomberg.
"Zhang Yiming, pendiri perusahaan teknologi raksasa ByteDance yang menaungi TikTok, berhasil melonjak menjadi orang terkaya kedua di kawasan tersebut," Dikutip dari TREN.BISNISMARKET.COM.
Posisi yang sangat tinggi ini merupakan cerminan langsung dari dominasi pasar global yang berhasil diraih oleh produk-produk utama ByteDance. TikTok terus menjadi fenomena media sosial lintas batas negara.
"Pria berusia 43 tahun ini kini mengantongi kekayaan sebesar US$92,8 miliar, atau setara dengan Rp 1.663 triliun," Dikutip dari TREN.BISNISMARKET.COM.
Data tersebut menegaskan bahwa investasi dan inovasi di sektor teknologi, khususnya media sosial dan hiburan digital seperti TikTok dan Doubao, memberikan imbal hasil yang sangat besar bagi para pendirinya.