JAKARTAHYPE.COM - Popularitas olahraga cheerleading di kalangan pelajar Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan, sebagaimana terbukti dalam penyelenggaraan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Cheerleading 2026. Acara besar ini baru saja digelar di GOR Pertamina Simprug dan menarik partisipasi ratusan tim dari berbagai jenjang pendidikan.

Kompetisi ini merupakan inisiatif dari Federasi Cheerleading Seluruh Indonesia (FCSI) sebagai wadah pembinaan jangka panjang bagi para atlet muda. Sebanyak lebih dari 120 tim tercatat berpartisipasi, melibatkan total sekitar 1.000 atlet yang berasal dari wilayah Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Jumlah peserta yang masif ini mengindikasikan bahwa cheerleading telah bertransformasi dari sekadar kegiatan ekstrakurikuler semata. Kini, olahraga ini dipandang sebagai aktivitas yang memerlukan keseriusan, disiplin tinggi, serta diminati oleh semakin banyak institusi pendidikan.

Wakil Ketua Umum FCSI, Raymond Haryanto, menjelaskan cakupan luas dari kompetisi regional ini. Menurutnya, terdapat sekitar 32 kategori yang dipertandingkan, meliputi disiplin cheerleading murni, cheer dance, hingga urban dance.

"Satu sekolah bahkan bisa kirim lebih dari satu tim. Ini bukti kalau antusiasmenya luar biasa," ujar Raymond Haryanto, menyoroti tingginya semangat dari pihak sekolah untuk mengirimkan perwakilan mereka.

Salah satu perkembangan penting dari ajang ini adalah pengakuan cheerleading sebagai jalur prestasi akademik yang sah. Selain mengasah kemampuan fisik, olahraga ini juga membentuk aspek mental, kerja sama tim, dan kepercayaan diri para peserta.

Prestasi yang diraih atlet kini memiliki nilai tambah konkret dalam proses seleksi masuk jenjang pendidikan lebih tinggi. Sertifikat kejuaraan dapat dimanfaatkan sebagai modal berharga untuk mendaftar melalui jalur prestasi, seperti Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

Hal ini juga menjadi motivasi ekstra bagi tim sekolah, seperti yang diungkapkan oleh pembina tim Mahakam Sixer dari SMAN 6 Jakarta. Dukungan sekolah meningkat karena adanya manfaat nyata bagi masa depan siswa di jalur akademik.

"Sertifikatnya bisa dipakai untuk SNBP, jadi anak-anak makin semangat latihan dan ikut lomba," ungkap pembina Mahakam Sixer, menggarisbawahi korelasi antara prestasi olahraga dan peluang masuk perguruan tinggi favorit.