JAKARTAHYPE.COM - New York Knicks kini hanya selangkah lagi meraih gelar juara NBA pertamanya sejak tahun 1973, setelah berhasil memimpin seri Final 3-1 melawan San Antonio Spurs. Kemenangan dramatis ini diraih setelah mereka bangkit dari defisit 29 poin, mencatatkan pembalikan terbesar dalam sejarah Final NBA.
Pemain kunci di balik kesuksesan kolektif tim tersebut adalah Josh Hart, sosok yang perannya dianggap sangat spesifik dan krusial bagi strategi pelatih. Hart, yang kini tengah menjalani musim ke-3,5 bersama Knicks, telah menemukan stabilitas yang ia cari setelah berpindah-pindah tim di awal kariernya.
"Saya selalu berbicara tentang betapa saya mengalami banyak ketidakstabilan," ungkap Hart pada hari Jumat, merujuk pada pengalamannya berganti enam pelatih dalam enam musim pertamanya di liga profesional. Ia merasa sangat dihargai di New York, baik oleh penggemar maupun staf kepelatihan.
Hart menemukan rumah yang stabil di New York, yang ia rasakan dimulai dari era kepelatihan Tom Thibodeau hingga kini di bawah asuhan Mike Brown. Penerimaan dari kota tersebut terhadap gaya bermain dan kepribadiannya memungkinkannya tampil maksimal di lapangan.
Kontribusi Hart seringkali tidak sepenuhnya tertangkap oleh statistik tradisional, meskipun dalam playoff ini ia mencatatkan rata-rata 10,3 poin, 8,8 rebound, 4,7 assist, dan 1,8 steal. Perannya sering disebut sebagai "glue guy," namun kontribusinya jauh lebih mendalam dari sekadar itu.
Pengaruh Hart telah ditanamkan sejak ia mengenyam pendidikan di Villanova di bawah bimbingan pelatih Jay Wright, yang menekankan pentingnya melakukan aksi yang tidak tercatat dalam box score. "Pelatih Wright benar-benar menekankan kemauan bersaing itu, melakukan permainan yang melampaui box score," jelas Hart.
Hal ini terbukti dalam Game 1 di mana Hart hanya mencetak tiga poin namun berhasil mengumpulkan 15 rebound, enam assist, dan Knicks unggul 22 poin saat ia berada di lapangan selama 27 menit. Pelatih Mike Brown mengakui dampak besar tersebut, meskipun statistik tembakannya minim.
"Dia berdampak pada permainan dalam banyak cara berbeda bagi kami," kata Coach Brown. "Ketika Anda melihat apa yang ia lakukan dari segi tembakan, Anda tidak akan menyangka bahwa dia mungkin adalah pemain yang paling berdampak dalam pertandingan semalam."
Bahkan bintang utama tim, Jalen Brunson, memberikan pujian atas kemampuan Hart yang konsisten memberikan kontribusi vital di saat krusial. "Itulah dirinya. Dia selalu seperti itu. Saya tidak bisa menjelaskannya. Dia punya bakat untuk melakukan hal-hal seperti itu, dan di saat-saat genting juga," ujar Brunson.