JAKARTAHYPE.COM - Jakarta—Setiap kali mengunjungi pusat perbelanjaan, para penggemar mode seringkali dihadapkan pada pilihan sulit: apakah lebih baik memiliki banyak pakaian mengikuti tren musiman, atau memilih investasi barang fesyen berkualitas tinggi yang tahan lama?
Dilema ini sangat umum terjadi karena kebutuhan dan prioritas setiap individu dalam berbusana tentu berbeda-beda di tengah dinamika industri fesyen yang cepat berubah. Namun, belakangan ini muncul tren baru di kalangan pencinta mode yang menganut prinsip "buy less, choose well," yakni membeli lebih sedikit barang namun dengan kualitas terbaik.
Memiliki lemari yang penuh dengan beragam pilihan busana memang menawarkan kebebasan untuk bereksperimen gaya sesuai suasana hati atau tren terbaru setiap musimnya. Bagi mereka yang melihat fesyen sebagai sarana ekspresi diri, variasi pakaian yang banyak dapat mencegah penampilan menjadi monoton dan membosankan.
Meskipun demikian, gaya belanja mengacu pada kuantitas ini juga membawa tantangan signifikan, seperti tumpukan pakaian yang memenuhi ruang penyimpanan. Selain itu, seringkali ada barang yang hanya teronggok tanpa pernah dipakai karena trennya telah berlalu atau sudah bosan.
Di sisi lain, konsep capsule wardrobe atau memiliki koleksi busana yang lebih sedikit namun berstandar kualitas premium semakin dilirik karena dianggap lebih praktis bagi perempuan modern. Konsep ini mengandalkan beberapa item esensial yang desainnya timeless dan mudah dipadupadankan untuk berbagai acara.
Dilansir dari artikel yang membahas isu ini, produk fesyen dengan material premium umumnya menawarkan daya tahan yang superior dibandingkan barang cepat rusak. Dalam perspektif jangka panjang, investasi pada kualitas terbukti lebih efisien daripada terus menerus mengganti barang murah yang cepat usang seiring berakhirnya tren.
Para penata gaya atau fashion stylist biasanya memberikan saran bijak mengenai prioritas belanja ini, "Para fashion stylist biasanya menyarankan untuk mengutamakan kualitas pada barang-barang yang paling sering digunakan sehari-hari," ujar seorang penata gaya.
Fokus pada kualitas sebaiknya ditujukan pada barang esensial seperti tas kerja, sepatu harian, blazer, atau pakaian dasar (basic wear). "Karena digunakan berulang kali, faktor kenyamanan dan kekuatan bahan menjadi hal yang paling utama," tambah penata gaya tersebut.
Untuk item yang hanya mengikuti tren sesaat, disarankan untuk berbelanja secara lebih selektif agar fungsi lemari tetap optimal dan tidak terbebani barang yang jarang terpakai. Sementara itu, tas kulit klasik atau sepatu premium dengan potongan abadi selalu menjadi pilihan aman.