JAKARTAHYPE.COM - Analis pasar keuangan Jim Cramer baru-baru ini menyampaikan analisis optimisnya mengenai prospek The Goldman Sachs Group, Inc. (NYSE:GS), terutama dalam konteks belanja teknologi besar-besaran di sektor AI. Pandangan ini muncul setelah seorang penanya mengajukan pertanyaan mengenai kinerja perusahaan di tengah banyaknya penawaran umum perdana (IPO) yang sedang dalam tahap persiapan.

Cramer menggarisbawahi bahwa Goldman Sachs diposisikan untuk menjadi pemain utama dalam gelombang aktivitas pasar modal yang akan datang. Ia secara spesifik menyebutkan peran bank investasi ini dalam mengelola IPO dan transaksi merger serta akuisisi (M&A) yang signifikan.

"Mereka akan menjadi pemenang besar. Mereka akan menjadi pemenang besar dalam IPO dan dalam M&A… Dan itulah mengapa saya pikir ini adalah posisi yang sangat besar bagi saya, bagi Charitable Trust saya, dan saya pikir harganya akan naik," ujar Jim Cramer.

The Goldman Sachs Group, Inc. (NYSE:GS) diketahui menyediakan beragam layanan keuangan komprehensif. Layanan tersebut mencakup perbankan investasi, manajemen aset dan kekayaan, hingga solusi perbankan lainnya bagi para kliennya.

Dikutip dari sebuah episode pada 10 April, Cramer sebelumnya telah menyoroti keunggulan spesifik dari firma tersebut yang menjadikannya investasi menarik. Ia mengungkapkan bahwa Charitable Trust miliknya memiliki posisi beli yang sangat besar pada saham Goldman Sachs.

"Mari kita masuk ke rencana permainan kita untuk minggu depan. Baiklah, Charitable Trust saya memiliki posisi yang sangat besar, sangat panjang, sangat besar di, yah, di Goldman Sachs. Oke, itu adalah almamater saya," kata Jim Cramer.

Cramer juga mengaitkan optimisme tersebut dengan keahlian inti Goldman Sachs dalam mengelola risiko, sebuah pelajaran yang ia dapatkan selama masa baktinya di sana. Menurutnya, keahlian ini sangat relevan dalam kondisi pasar yang sedang bergejolak saat ini.

"Dan ketika mereka melaporkan pada hari Senin, kecuali ada aksi serius dari Iran yang menyebabkan lonjakan harga minyak akhir pekan ini, saya pikir Anda akan melihat serangkaian angka yang solid dan reaksi yang baik terhadap angka-angka yang dicetak oleh Goldman Sachs," tambah Jim Cramer. Ia menekankan bahwa kemampuan firma tersebut untuk mengelola risiko adalah spesialisasi utama mereka di pasar yang volatil.

Informasi mengenai saham ini disampaikan oleh Syeda Seirut Javed pada hari Minggu, 10 Mei 2026, pukul 01.36 dini hari GMT+7. Pada saat pembahasan tersebut, saham GS tercatat mengalami kenaikan sebesar +1.15%.