JAKARTAHYPE.COM - Seorang pria pemilik akun Instagram @ragilnaswarr baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah membagikan kisah tragisnya menjadi korban penjambretan ponsel di Jakarta. Dalam unggahan video yang menyentuh, ia mengungkapkan bahwa ponsel iPhone 17 Pro Max miliknya yang baru dibeli kurang dari sebulan telah direnggut paksa oleh pelaku.
Tragedi yang menimpanya tidak berhenti pada hilangnya perangkat keras tersebut. Pelaku kejahatan dilaporkan langsung meretas seluruh isi ponsel, termasuk menguras limit pinjaman online (pinjol) dan layanan paylater yang terhubung.
Pria tersebut mengungkapkan keputusasaannya atas kerugian ganda yang ia derita akibat aksi kriminal tersebut. Ia menyoroti bahwa peretasan akun media sosial miliknya adalah pukulan terberat karena platform tersebut merupakan sumber penghasilan utama sejak ia putus sekolah di bangku Sekolah Dasar.
"Hp 17promax gua di jambret itu belom ada 1 bulan dan isi nya bener2 dia retas dari pinjeman,paylater.limit2 lain nya sampe akun sosial media gua dia ambil yang di mana itu sumber pemasukan an gua dari setelah putus sklh SD.skrng gua cuman berdoa ada sama Allah semoga di buka kan pintu hati jambret itu," tulis akun Instagram @ragilnaswarr.
Ia menambahkan bahwa berkat kerja kerasnya di dunia digital sejak usia 15 tahun, ia mampu hidup mandiri dan rutin menafkahi keluarganya setiap bulan. "Dari sosial media lah gua bisa beli apa2 sndiri dari sejak umur gua 15 tahun sampe skrng pun sosial media gua itu juga sumber pemasukan an gua sndiri sama ngasih keluarga gua setiap bulan nya," ucapnya.
Peristiwa penjambretan ini terjadi pada hari Kamis sore, 31 Mei 2026, ketika Ragil sedang bersiap untuk menghadiri acara sebuah merek peralatan rumah tangga. Ia sempat berada di kawasan Sudirman untuk mengambil dokumentasi video sebelum insiden itu terjadi sekitar pukul 15.58 WIB.
Ragil sempat merasakan ada kejanggalan ketika pelaku yang mengendarai sepeda motor terlihat memutar balik setelah melewatinya saat ia sedang fokus merekam. "Posisi aku lagi kamera di atas gitu lagi nge-take video, dan habis nge-take video gitu dia ngejambret. Terus aku lari kejar dia," kenang Ragil saat diwawancarai Wolipop, lewat pesan suara.
Meskipun sempat dikejar dengan bantuan beberapa warga di lokasi, pelaku berhasil meloloskan diri dari kejaran. Setelah kejadian, Ragil segera mengamankan perangkatnya melalui agensi, namun penguncian darurat tersebut hanya bertahan beberapa jam saja.
Ia segera membuat laporan di Polsek Menteng; hari Kamis ia hanya mendapat surat pengantar pemblokiran provider, sementara Surat Laporan Polisi (LP) baru ia terima resmi pada hari Jumat keesokan harinya.