JAKARTA, JakartaHype.com - Gerakan Pangan Murah digelar Polri bersama Bulog meringankan beban masyarakat jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.


Gerakan ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia untuk membantu lapisan masyarakat terutama memasuki Lebaran. 


"Gerakan Pangan Murah serentak di seluruh Indonesia yang dilaksanakan 36 Polda dan juga 500 Polres untuk secara nasional memang dipusatkan di Polda Metro Jaya," kata Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, Jumat (13/3/2026). 


Masyarakat pun diimbau tak perlu panik terkait stok pangan memasuki lebaran. Ketersediaan stok pangan nasional saat ini dipastikan sangat mencukupi.


Dedi menambahkan Gerakan Pangan Murah ini nantinya akan menyalurkan kurang lebih sekitar 1.337.375 kilogram atau 1.337 ton beras di seluruh Indonesia. 


"Selain beras juga ada gula, kemudian ada minyak, ada tepung, dan juga kebutuhan pokok penting masyarakat lainnya yang didistribusikan secara serentak, baik di Polda Metro, kemudian di polda-polda jajaran dan juga di polres-polres," jelasnya.


Adapun Polri mendapatkan kuota kurang lebih sekitar 80.000 ton beras pada tahun 2026. Polri bersinergi dengan Bulog untuk mendistribusikan kepada masyarakat.


Selain stok, Polri juga fokus untuk menjaga stabilitas harga pangan agar tak merokat drastis di momen hari raya.


Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, Gerakan Pangan Murah ini untuk mewujudkan swasembada pangan sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.