Jakarta, Jakarta Hype.com - Surah Al-Insan ayat 5-6 mengabadikan sebuah hidangan istimewa bagi penghuni surga, yaitu minuman dengan campuran air kafur. 

Menariknya, istilah "kafur" atau kapur barus ini merupakan jejak sejarah yang menghubungkan wahyu Ilahi dengan kekayaan alam Indonesia, khususnya dari tanah Sumatra.

1. Hubungan Linguistik dan Geografis

Secara historis, pohon kamper (Dryobalanops aromatica) tidak dapat tumbuh di wilayah Timur Tengah. Oleh karena itu, masyarakat Arab pada masa itu memperolehnya melalui jalur perdagangan internasional. 

Para peneliti sepakat bahwa kata "Kafur" dalam bahasa Arab berakar dari kata "Kapur", yang merujuk pada kristal harum hasil pohon di wilayah Barus.

2. Barus: Bandar Kuno yang Mendunia

Bukti bahwa Barus (terletak di pesisir barat Sumatra Utara) adalah pemain kunci dalam perdagangan global didukung oleh berbagai temuan:

- Catatan Ptolemy (Abad ke-1 M)

Ahli geografi Romawi ini sudah mencatat nama Barousai sebagai bandar penting.