JAKARTAHYPE.COM - Penghormatan ini dipersembahkan untuk Elstun W. Lauesen II, yang sepanjang 81 tahun hidupnya kerap mengalami kesalahan penulisan dan pelafalan namanya oleh orang asing, dari Badger Road hingga Harvard Square, kenang penulis.

Penulis mengenang Elstun sebagai sahabat baik kakaknya, Patrick, sejak pertengahan 1970-an, sementara penulis dan saudara kembarnya mengagumi kecerdasan Elstun. Mereka terpesona oleh "alkimia" yang terjadi saat Elstun bertukar cerita dengan sahabat karibnya seumur hidup, Michael Carey, yang merupakan sebuah pelajaran berharga.

Artikel ini bukan riwayat hidup lengkap Elstun Lauesen II, melainkan kilasan peristiwa tahun 1958 yang membentuk kariernya sebagai seorang pejuang, pemimpi, dan aktivis politik. Meskipun sering berjuang untuk "perjuangan yang kalah," Elstun juga meraih banyak kemenangan sepanjang hidupnya.

Elstun “Butch” Lauesen II pernah mengabadikan momen kunjungannya ke jalan yang dinamai sesuai nama keluarganya di Moose Creek, dekat North Pole. Informasi lebih lanjut mengenai perayaan hidupnya akan diadakan Minggu pukul 15.00 di Wildbirch Hotel, Anchorage, sesuai dengan obituarinya.

Salah satu kalimat favorit penulis dalam obituari tersebut adalah deskripsi bahwa setelah lulus dari Lathrop High School pada 1963, Elstun berkeliling Amerika Serikat sambil berfilsafat. Penulis menilai deskripsi tersebut terlalu sederhana karena Elstun berfilsafat setiap hari, di mana saja, dan kapan saja.

Salah satu kemunculan nama Elstun di surat kabar Daily News-Miner adalah ketika ia salah disebut sebagai “Elson Jr.” dalam berita mengenai musibah kebakaran rumah keluarganya di dekat North Pole pada Agustus 1958, saat ia sedang memancing di Danau Fielding bersama orang tuanya.

Saat itu, saudara perempuannya yang berusia 17 tahun, Juanita—yang kelak menjadi wali kota borough Fairbanks—dan saudaranya, Ray, harus menyelamatkan diri dari rumah mereka di Mile 13 Richardson Highway pukul 5 pagi, setelah diperingatkan oleh anjing Cocker Spaniel mereka.

Pada masa itu, Elstun dikenal oleh keluarga dan teman-temannya sebagai Butch, sementara Elstun Senior dikenal sebagai Bud. Ayah Elstun, Bud, adalah kepala insinyur di Pangkalan Angkatan Udara Eielson, sekaligus seorang ahli geologi, seniman, pengusaha, penghibur, dan kemudian pemilik Sourdough Roadhouse.

Bud dan Butch Lauesen sama-sama dikenal sebagai pendongeng ulung dan "manusia kata-kata." Edward Strunk dari Glennallen pernah menggambarkan bakat oratoris Bud Lauesen kepada Debra McKinney dari Anchorage Daily News, mengatakan, "Anda duduk dan bertanya kepadanya tentang Alaska. Dua jam kemudian, dia akan berhenti untuk bernapas," ujar Edward Strunk.