JAKARTAHYPE.COM - Handuk mandi merupakan salah satu elemen penting dalam rutinitas harian, namun ironisnya, benda ini seringkali terlupakan untuk segera dicuci. Kebiasaan menggantung handuk setelah dipakai dan menggunakannya kembali tanpa dibersihkan dapat menimbulkan risiko kesehatan yang tidak disadari banyak orang.

Para pakar kesehatan mengingatkan bahwa handuk yang terlihat bersih secara kasat mata belum tentu terbebas dari kontaminasi kuman dan bakteri. Setelah digunakan untuk mengeringkan tubuh, handuk yang lembap menjadi lingkungan ideal bagi mikroorganisme untuk berkembang biak.

Menurut dr. Annie Chiu, seorang dokter spesialis kulit sekaligus pendiri The Derm Institute, terdapat pedoman mengenai kapan waktu yang tepat untuk mengganti handuk mandi. Pedoman ini penting untuk meminimalisir risiko penumpukan mikroba berbahaya pada handuk.

"Secara umum, handuk sebaiknya diganti setelah tiga sampai empat kali digunakan. Cara ini membantu mencegah penumpukan bakteri dan bau," ujar Annie Chiu, seperti dikutip dari Real Simple.

Alasan utama di balik anjuran ini adalah karena handuk basah dapat menampung berbagai residu dari tubuh, seperti bakteri, sel kulit mati, dan minyak berlebih. Jika handuk kotor terus dipakai, hal ini berpotensi memicu masalah kulit, termasuk infeksi atau memperburuk kondisi jerawat yang sudah ada.

Meskipun demikian, frekuensi penggantian handuk mandi bisa bervariasi tergantung pada kondisi pemakaian masing-masing individu. Apabila handuk mulai mengeluarkan bau tidak sedap atau terlihat kusam meskipun baru dipakai beberapa kali, sudah saatnya handuk tersebut dicuci bersih.

Dokter Chiu juga menekankan bahwa kondisi tertentu memerlukan penggantian handuk yang lebih sering. Hal ini berlaku bagi mereka yang rutin berolahraga atau memiliki tingkat keringat yang tinggi saat mandi.

"Hal yang sama berlaku untuk mereka yang tinggal di daerah lembap karena handuk membutuhkan waktu lebih lama untuk kering, sehingga risiko pertumbuhan bakteri dan bau menjadi lebih tinggi," terangnya.

Selain faktor kebersihan, handuk juga akan menunjukkan tanda-tanda alami bahwa masa pakainya telah berakhir. Para ahli dari Cozy Earth menyatakan bahwa handuk yang sudah kehilangan kelembutan dan daya serapnya adalah indikasi kuat bahwa handuk tersebut perlu diganti.