JAKARTAHYPE.COM - Robot humanoid pertama yang didedikasikan untuk ajaran Buddha di Korea Selatan baru-baru ini secara resmi diperkenalkan kepada publik. Momen bersejarah ini terjadi di Kuil Jogye, sebagai bagian dari persiapan menyambut perayaan Hari Ulang Tahun Buddha yang akan diselenggarakan pada akhir bulan Mei ini.

Peristiwa penting ini berlangsung pada hari Rabu, tanggal 6 Mei 2026, menandai langkah maju dalam integrasi teknologi robotika dengan praktik keagamaan tradisional di negara tersebut. Sumber berita dari Yonhap mengonfirmasi adanya debut publik robot biksu tersebut.

Robot yang diberi nama Gabi ini memiliki spesifikasi fisik yang cukup menarik, dengan tinggi mencapai sekitar 130 sentimeter. Penampilannya dirancang menyerupai biksu sesungguhnya, mengenakan jubah tradisional berwarna abu-abu dan cokelat, serta dilengkapi dengan sepatu berwarna hitam.

Dalam prosesi penyambutan perdananya, Gabi mengambil posisi di hadapan para biksu senior. Robot tersebut kemudian menyampaikan sebuah janji yang bertujuan untuk mengabdikan diri sepenuhnya pada ajaran-ajaran luhur Buddha.

Dikutip dari Kantor Berita Yonhap, dalam upacara tersebut, robot humanoid itu terlihat melakukan gestur penghormatan yang khusyuk. Gabi tampak melipat kedua tangannya dan menundukkan badan sebagai tanda hormat kepada para biksu yang memimpin seremoni penerimaan.

Sebagai bagian dari ritual simbolis penerimaan ke dalam komunitas monastik, salah seorang biksu secara simbolis memasangkan kalung tasbih ke leher Gabi. Tindakan ini mengukuhkan status robot tersebut sebagai bagian dari prosesi spiritual di kuil tersebut.

Kemunculan Gabi, robot biksu humanoid pertama, segera menarik perhatian luas dari masyarakat umum. Hal ini menjadikan robot tersebut sebagai sorotan utama menjelang rangkaian perayaan Waisak yang akan diadakan di seluruh Korea Selatan.

Pihak pengelola Kuil Jogye mengumumkan rencana kehadiran Gabi dalam acara-acara mendatang. Dikutip dari Yonhap News Television via Reuters, "Pihak kuil menyebut Gabi nantinya dijadwalkan ikut ambil bagian dalam festival lampion yang digelar akhir bulan ini bersama sejumlah robot lainnya."

Festival lampion tersebut merupakan salah satu tradisi terpenting bagi umat Buddha di Seoul, yang secara rutin diadakan untuk memperingati kelahiran Sang Buddha. Kehadiran Gabi diharapkan dapat memberikan perspektif baru dalam perayaan tradisi tersebut.