JAKARTAHYPE.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang sangat kontras dibandingkan dengan beberapa pasar saham regional Asia Tenggara lainnya pada Rabu (3/6). Pada penutupan sesi I perdagangan hari itu, IHSG mengalami pelemahan signifikan yang cukup mencemaskan para investor domestik.

Pergerakan indeks saham domestik ini berbanding terbalik dengan tren positif yang ditunjukkan oleh bursa-bursa negara ASEAN lainnya pada periode yang sama. Kontrasnya arah pergerakan ini menjadi sorotan utama dalam analisis pasar pada hari tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun dari RTI Business, IHSG tercatat anjlok sedalam 4,94% saat penutupan sesi I, berakhir di level 5.889,48. Indeks sempat menunjukkan sedikit perlawanan dengan menguat tipis di level 6.213,80 pada awal sesi perdagangan.

Pada periode penutupan sesi I tersebut, tercatat volume perdagangan mencapai angka 26,37 miliar lembar saham. Sementara itu, total nilai transaksi yang berhasil dibukukan mencapai Rp 14,89 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1.798.806 kali.

Pelemahan IHSG ini juga diikuti oleh terkoreksinya papan perdagangan utama, di mana LQ45 mengalami penurunan tajam hingga 4,64%. Hal ini mengindikasikan bahwa sentimen negatif tengah mendominasi saham-saham berkapitalisasi besar.

Data menunjukkan bahwa pada penutupan sesi I, sebanyak 714 saham tercatat melemah, berbanding jauh dengan 35 saham yang berhasil menguat, dan sisanya 64 saham terpantau stagnan. Distribusi ini menegaskan dominasi aksi jual di pasar hari itu.

Berbeda dengan nasib IHSG, bursa saham negara ASEAN lainnya justru menunjukkan penguatan yang solid. Setidaknya terdapat empat bursa saham di kawasan tersebut yang berhasil mencetak apresiasi positif sepanjang perdagangan hari itu.

Dilansir dari laman resmi Stock Exchange of Thailand (SET), SET Index berhasil menguat sebesar 1,26% ke level 1.588,06, menunjukkan optimisme investor di Negeri Gajah Putih. Bahkan secara akumulatif sepanjang tahun 2026, SET Index tercatat menguat 26,07%.

Selanjutnya, Philippine Stock Exchange, Inc. (PSEi) juga menunjukkan kinerja impresif dengan penguatan hingga 1,69%, berhasil menembus level psikologis 6.012,79 pada perdagangan hari itu. Penguatan ini mengindikasikan ketahanan pasar Filipina.