JAKARTAHYPE.COM - Di tengah tantangan ekonomi dan ketatnya persaingan kerja, seorang wanita bernama Lilis menjadi sorotan publik setelah memutuskan untuk menciptakan peluang kerjanya sendiri. Ia menawarkan berbagai layanan bantuan harian yang fleksibel untuk memenuhi kebutuhan masyarakat urban.

Langkah inovatif ini dibagikan Lilis melalui akun Instagram pribadinya, @lilisviginia, yang menampilkan daftar layanan unik yang ia sediakan. Layanan tersebut mencakup menemani jalan bagi yang kesepian, menjaga bayi saat orang tua membutuhkan waktu pribadi, hingga bantuan domestik seperti membereskan atau mengemas barang.

Inisiatif mandiri ini mencerminkan tren generasi muda yang kini lebih proaktif dalam menjemput bola dibandingkan hanya menunggu kesempatan kerja konvensional. Lilis secara terbuka mengumumkan tawarannya di media sosial, menarik perhatian banyak warganet.

Dalam unggahannya, Lilis menuliskan, "Hailikenalin aku Lilis aku buka jasa untuk menuhin kebutuhankalian loh. nemenin kamu jalan jagain baby kalo kalian mw me time bantuin beberes, packing, bersih? etc by request," Dikutip dari akun Instagram @lilisviginia.

Unggahan tersebut telah disaksikan lebih dari 84,3 ribu kali dan memicu berbagai respons dari warganet, mulai dari dukungan semangat hingga saran untuk selalu berhati-hati dalam menjalankan pekerjaan tersebut. Beberapa warganet mengungkapkan kekhawatiran mengenai potensi modus kejahatan yang mungkin terjadi.

Wolipop kemudian berhasil menghubungi sosok di balik akun viral tersebut, yang diketahui bernama lengkap Lilis Anita Nuraini, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berusia 33 tahun yang berdomisili di Jelambar, Jakarta Barat.

Lilis menjelaskan bahwa keputusannya ini didasari oleh kesulitan nyata dalam mencari pekerjaan bagi lulusan SMA sepertinya saat ini. "Mencari pekerjaan di zaman sekarang sangat susah karena dibatasi umur, pengalaman, dan pendidikan," ungkap Lilis kepada Wolipop.

Ide kreatifnya ini muncul setelah ia melihat banyak konten di media sosial yang menunjukkan fenomena serupa, di mana banyak orang memilih membuka jasa karena sulitnya mencari lapangan kerja formal. "Dari situ saya berinisiatif memanfaatkan sosial media untuk mencari pekerjaan di saat susahnya mencari pekerjaan secara langsung," jelas Lilis.

Meskipun semangatnya tinggi, Lilis mengaku tetap menerapkan kewaspadaan tinggi dalam menerima setiap tawaran yang masuk melalui akun Instagramnya. Ia menyadari risiko bekerja secara mandiri melalui platform digital.