Jakarta, JakartaHype.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi di Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (19/6). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-499 Jakarta sekaligus menyambut usia lima abad Jakarta pada tahun depan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berharap kegiatan yang pertama kali diselenggarakan tersebut dapat menjadi tradisi tahunan untuk mengenang jasa para ulama, habaib, serta tokoh masyarakat Betawi yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan Jakarta.
Menurut Pramono, masyarakat Betawi selama ini dikenal religius, menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, serta mampu menjaga hubungan harmonis dengan berbagai kelompok masyarakat yang datang dan menetap di Jakarta. Karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada warga Betawi yang terus menjaga kerukunan, persatuan, dan kenyamanan di tengah keberagaman ibu kota.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga mengundang tokoh-tokoh lintas agama yang dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat harmoni sosial, membangun karakter masyarakat, serta menanamkan nilai kebangsaan dan cinta tanah air.
Ia menegaskan, para ulama dan tokoh agama Betawi tidak hanya berperan sebagai penjaga nilai-nilai keislaman, tetapi juga menjadi perekat persatuan yang memperkuat kehidupan masyarakat Jakarta yang beragam.
Penyelenggaraan haul akbar ini juga menjadi bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 yang menetapkan budaya Betawi sebagai kultur utama Jakarta. Karena itu, Pemprov DKI berkomitmen untuk terus mengangkat dan melestarikan budaya Betawi agar semakin dikenal luas.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghentikan penggunaan ondel-ondel untuk mengamen di jalanan. Pramono menilai ondel-ondel memiliki nilai filosofis dan budaya yang tinggi sehingga perlu ditempatkan secara lebih terhormat.
Bahkan, dalam rangka menyambut perayaan 500 tahun Jakarta, Pemprov DKI berencana menampilkan 500 ondel-ondel hasil karya para desainer ternama sebagai simbol wajah baru budaya Betawi di ibu kota.
Komitmen pelestarian budaya Betawi juga diwujudkan melalui kebijakan yang mendorong para pejabat mengenakan pakaian adat Betawi dalam acara pelantikan, menggantikan penggunaan jas formal.
Sementara itu, Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi (MKB), Fauzi Bowo, menyambut baik inisiatif Pemprov DKI dalam menyelenggarakan haul akbar tersebut. Ia menjelaskan bahwa haul merupakan tradisi masyarakat Betawi untuk mengenang para guru, ulama, dan orang tua yang telah wafat.
Fauzi berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan menjadi tradisi yang membanggakan bagi seluruh warga Jakarta. Ia juga mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama menyempurnakan pelaksanaannya agar semakin bermanfaat bagi masyarakat.
Acara haul akbar itu turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan agama, di antaranya Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, serta Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar.
HUT ke-499 Jakarta: Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi, Pramono Harap Jadi Tradisi Tahunan
Alan Wijaya
20-06-2026 • 17 : 11 WIB
•
19171 Views
HUT ke-499 Jakarta: Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi, Pramono Harap Jadi Tradisi Tahunan (Foto: Berita Jakarta)
×