JAKARTAHYPE.COM - Sebuah fenomena menarik baru-baru ini menyita perhatian komunitas lari di Indonesia, khususnya di ranah media sosial. Pemicunya adalah klaim mengenai tingkat VO2 Max atlet lari nasional, Robi Syianturi, yang disebut berhasil mencapai angka fantastis hingga 80.

Fenomena ini menjadi topik hangat di berbagai platform digital, terutama di kalangan pegiat olahraga ketahanan. Angka VO2 Max yang diklaim mencapai 80 tersebut tidak didapatkan dari pengujian laboratorium resmi, melainkan melalui pembacaan data dari sebuah jam tangan pintar atau smartwatch yang digunakan atlet.

Perbincangan mengenai pencapaian ini mulai ramai pada hari Senin, 15 Juni 2026. Data yang beredar di dunia maya tersebut memicu beragam reaksi dari para penggemar dan sesama pelari yang mengagumi potensi fisik Syianturi.

Salah satu akun di platform Threads, dengan nama pengguna @nurul\\\, mengungkapkan kekagumannya terhadap hasil pengukuran tersebut. Akun tersebut menuliskan tanggapan yang menunjukkan betapa luar biasanya angka tersebut jika diukur dalam konteks standar akademik.

"Maaf kak, VO2max nya kalau disekolah saya sudah lulus KKM di semua mata pelajaran," tulis salah satu akun di Threads, dikutip Senin (15/6/2026).

Kutipan tersebut secara implisit membandingkan skor VO2 Max yang tinggi dengan kelulusan dalam ujian akademik, menandakan bahwa capaian tersebut sangat melampaui rata-rata. Hal ini menunjukkan tingginya apresiasi komunitas terhadap performa atlet tersebut.

Komentar lain juga mengungkapkan keheranan serupa mengenai kemampuan fisik Robi Syianturi, yang seolah menunjukkan komposisi tubuh yang sangat efisien dalam menyerap oksigen. Pengukuran ini memang mengejutkan banyak pihak.

Tanggapan lain yang menarik perhatian datang dari pengguna lain yang mencoba mengibaratkan komposisi tubuh atlet tersebut. Mereka seolah membayangkan adanya kandungan super dalam tubuh sang pelari.

"Vo2maxnya gila. Manusia 70% air kalo robi isinya air superO2," tulis lainnya.