JAKARTAHYPE.COM - Pulau Jeju, Korea Selatan – Di perairan biru yang mengelilingi Pulau Jeju, terbentang sebuah kisah luar biasa tentang ketangguhan dan tradisi yang dijaga ketat oleh para wanita pemberani. Mereka adalah Haenyeo, para penyelam perempuan yang telah menjadi simbol warisan budaya bahari pulau tersebut.
Para Haenyeo ini dikenal karena kemampuan mereka yang luar biasa dalam menyelam ke kedalaman laut tanpa menggunakan tabung oksigen. Dengan hanya menahan napas, mereka mengumpulkan berbagai hasil laut yang menjadi sumber kehidupan dan mata pencaharian bagi komunitas mereka.
Tradisi Haenyeo telah diwariskan dari generasi ke generasi di Pulau Jeju. Keahlian ini bukan sekadar keterampilan fisik, melainkan juga mencakup pengetahuan mendalam tentang laut, pasang surut, serta berbagai jenis biota laut yang aman untuk dikonsumsi.
"Haenyeo, penyelam perempuan Pulau Jeju, Korea Selatan, menjaga tradisi turun-temurun dengan menyelam tanpa tabung oksigen mencari hasil laut," demikian deskripsi singkat mengenai aksi para penyelam wanita tangguh ini.
Aksi mereka seringkali terlihat mendebarkan, saat para Haenyeo ini menceburkan diri ke dalam laut, berjuang menahan napas selama beberapa menit, sebelum muncul kembali ke permukaan dengan hasil tangkapan mereka. Keberanian dan ketahanan fisik mereka patut diacungi jempol.
Keterampilan menyelam tanpa oksigen ini bukanlah sesuatu yang didapat secara instan. Para Haenyeo berlatih keras sejak usia muda, mengasah kemampuan menahan napas dan navigasi bawah air mereka di lingkungan laut yang dinamis.
Selain mencari hasil laut seperti abalon, landak laut, dan rumput laut, para Haenyeo juga berperan penting dalam menjaga ekosistem laut. Pengetahuan mereka tentang siklus alam membantu dalam pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan.
Tradisi ini tidak hanya menjadi bagian dari identitas budaya Jeju, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang unik. Pengunjung dari berbagai penjuru dunia tertarik untuk menyaksikan langsung ketangguhan dan dedikasi para Haenyeo dalam menjalankan profesi mereka.
Keberadaan Haenyeo menjadi pengingat akan pentingnya melestarikan tradisi yang kaya akan nilai budaya dan sejarah. Upaya perlindungan terhadap kelompok unik ini terus dilakukan agar warisan bahari Jeju tetap hidup dan menginspirasi generasi mendatang.