JAKARTAHYPE.COM - Era kepemimpinan Tim Cook di puncak takhta Apple segera memasuki babak akhir setelah pengumuman besar yang mengejutkan industri teknologi global. Perusahaan yang bermarkas di Cupertino ini secara resmi telah menyiapkan rencana suksesi kepemimpinan yang akan membawa wajah baru ke kursi CEO.

John Ternus, sosok yang selama ini menjadi otak di balik pengembangan perangkat keras Apple, telah dipilih untuk memimpin raksasa teknologi tersebut. Berdasarkan pengumuman resmi perusahaan, Tim Cook akan menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Ternus dan beralih posisi menjadi dewan komisaris mulai 1 September 2026.

Saat ini, Ternus masih mengemban tanggung jawab besar sebagai Vice President of Hardware Engineering di Apple. Selain didapuk menjadi CEO di masa depan, pria yang sudah lama berkarier di Apple ini juga akan mendapatkan kursi strategis di jajaran dewan direksi perusahaan.

"Selama musim panas mendatang, Cook tetap akan menjalankan tugasnya sebagai CEO sembari mendampingi Ternus guna menjamin proses peralihan kepemimpinan berjalan tanpa hambatan," kata pihak Apple dalam siaran pers perusahaan yang dilansir dari CNBC Indonesia.

Langkah ini menandai berakhirnya masa jabatan Cook yang telah berlangsung sejak tahun 2011 silam. Kala itu, pria yang kini berusia 65 tahun tersebut memikul beban berat saat harus menggantikan posisi sang pendiri legendaris, Steve Jobs.

"Memimpin perusahaan sehebat Apple merupakan kehormatan terbesar dalam hidup saya, dan saya sangat mencintai perusahaan ini serta merasa bersyukur bisa berkolaborasi dengan tim yang penuh kreativitas," ujar Cook.

Di bawah komando Cook, Apple menjelma menjadi monster ekonomi dengan nilai kapitalisasi pasar yang melonjak hingga 20 kali lipat. Hingga penutupan pasar pada Senin lalu, nilai valuasi perusahaan telah menembus angka fantastis yakni US$ 4 triliun atau setara dengan Rp 68.520 triliun.

Keberhasilan tersebut turut berdampak pada pundi-pundi kekayaan pribadi Cook yang dilaporkan menerima upah tahunan mencapai US$ 74,6 juta. Berdasarkan data Forbes, total kekayaan pria yang sukses membawa Apple ke puncak dunia ini diperkirakan menyentuh angka US$ 3 miliar.

Meski demikian, jalan yang akan ditempuh John Ternus sebagai pemimpin baru diprediksi tidak akan selalu mulus. Dilansir dari CNBC Internasional, Apple saat ini tengah dibayangi ketegangan geopolitik, kerumitan rantai pasok, hingga ancaman tarif impor dari Donald Trump serta kenaikan harga komponen memori akibat tren AI.