JAKARTAHYPE.COM - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengumumkan ketidakhadirannya dalam memimpin perayaan Idul Adha di wilayah ibu kota. Keputusan ini diambil karena beliau dijadwalkan untuk menunaikan ibadah haji pada waktu yang bersamaan.

Peran kepemimpinan dalam pelaksanaan salat Idul Adha di Jakarta akan diserahkan sepenuhnya kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Pramono saat memberikan keterangan pers di Balai Kota Jakarta pada hari Rabu.

"Untuk Idul Adha, nanti yang di Jakarta dipimpin Pak Wagub. Kebetulan saya hari ini pergi," kata Pramono Anung Wibowo.

Pramono menjelaskan rentang waktu keberangkatannya ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji tersebut. Perjalanannya diperkirakan akan memakan waktu sekitar sepuluh hari.

Jadwal pasti keberangkatan tersebut ditetapkan mulai tanggal 21 Mei hingga 1 Juni mendatang. Periode waktu ini bertepatan dengan penyelenggaraan Idul Adha.

Gubernur juga memohon doa restu dari masyarakat agar seluruh rangkaian ibadah yang akan dijalaninya dapat berjalan dengan lancar. Harapan terbesarnya adalah agar ia dapat kembali sebagai haji yang mabrur.

"Minta doanya saja supaya mabrur," ujar Pramono Anung Wibowo.

Selama masa absennya Gubernur Pramono untuk menunaikan rukun Islam kelima, seluruh urusan pemerintahan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan dijalankan oleh Wakil Gubernur Rano Karno. Hal ini memastikan roda pemerintahan tetap berjalan tanpa hambatan berarti.

Meskipun terjadi kekosongan sementara posisi gubernur, Pemprov DKI Jakarta tetap memberikan jaminan bahwa persiapan terkait pelaksanaan ibadah kurban akan berjalan sesuai rencana. Koordinasi erat akan dilakukan antara kedua pimpinan tersebut.