JAKARTAHYPE.COM - Sebuah peristiwa geologis signifikan terjadi pada Kamis pagi, ketika wilayah Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, diguncang oleh gempa bumi. Kekuatan guncangan tersebut tercatat mencapai magnitudo (M) 5,0, memicu kewaspadaan di kawasan tersebut.
Dampak dari gempa ini tidak hanya terbatas pada wilayah pusat guncangan di Sulbar. Getaran gempa dilaporkan meluas hingga dirasakan oleh masyarakat di wilayah Pangkep, Sulawesi Selatan, bahkan hingga ke ibu kota provinsi tetangga, Makassar.
Informasi resmi mengenai kejadian seismik ini disampaikan langsung oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG bertindak cepat dalam memberikan pembaruan data kepada publik mengenai peristiwa alam tersebut.
Peristiwa gempa bumi ini tercatat terjadi pada waktu yang spesifik, yaitu pukul 09.09 Wita. Kejadian pada pagi hari ini sempat menarik perhatian banyak pihak yang berada di area terdampak.
"Info Gempa Mag:5.0," merupakan penegasan singkat yang disampaikan oleh BMKG dalam keterangan resminya. Pernyataan ini mengonfirmasi besaran kekuatan gempa yang baru saja terjadi di perairan dekat Polman.
Dikutip dari BMKG, mereka menginformasikan bahwa gempa dengan kekuatan magnitudo 5,0 tersebut berpusat di wilayah Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Informasi ini menjadi dasar bagi masyarakat untuk memahami sumber getaran yang dirasakan.
Lebih lanjut, BMKG juga menggarisbawahi bahwa getaran gempa tersebut dampaknya terasa meluas. "Getaran gempa turut dirasakan di Pangkep hingga Makassar, Sulawesi Selatan," bunyi keterangan resmi yang dikeluarkan oleh BMKG.
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pusat gempa berada di Sulbar, skala magnitudonya cukup kuat sehingga efeknya menjangkau wilayah Sulawesi Selatan yang berdekatan. Kejadian ini terjadi pada hari Kamis, tanggal 9 Juli 2026.
Meskipun terjadi guncangan yang cukup signifikan, belum ada laporan mengenai kerusakan besar yang ditimbulkan oleh gempa M 5,0 ini. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwenang setempat.