JAKARTAHYPE.COM - Square Enix secara resmi mengonfirmasi bahwa game MMORPG populer, Final Fantasy XIV, akan meluncur di platform Nintendo Switch 2. Pengumuman ini menjadi sorotan utama dalam acara Final Fantasy XIV Fan Fest 2026 yang baru saja diselenggarakan.

Rencana peluncuran game ini telah ditetapkan pada bulan Agustus 2026, menandai ekspansi platform terbesar bagi Final Fantasy XIV hingga saat ini. Selain konfirmasi tanggal rilis, pihak pengembang juga memamerkan demo gameplay versi Nintendo Switch 2 kepada para penggemar.

Pengumuman penting ini disampaikan langsung oleh Naoki Yoshida, yang akrab disapa Yoshi-P, didampingi oleh CEO Square Enix, Takashi Kiryu. Kehadiran kedua tokoh kunci ini menekankan pentingnya langkah strategis ini bagi perusahaan.

Langkah membawa Final Fantasy XIV ke Switch 2 merupakan ekspansi platform yang signifikan bagi MMORPG tersebut. Hal ini membuka peluang baru untuk menjangkau basis pemain yang lebih luas di ekosistem konsol Nintendo.

Namun, muncul sebuah syarat yang cukup menarik perhatian komunitas gamer terkait sistem langganan. Pemain yang ingin menikmati Final Fantasy XIV di Switch 2 dikabarkan tidak cukup hanya memiliki langganan standar game tersebut.

Mereka juga diwajibkan untuk berlangganan tambahan khusus untuk versi Nintendo, yang berpotensi menimbulkan biaya ekstra bagi para pemain. Dikutip dari Genz.id, "Keputusan ini diambil setelah diskusi panjang dengan Nintendo, dan pendekatan berbeda yang harus untuk dilakukan Square Enix guna masuk ke dalam ekosistem milik Nintendo,” ujar Yoshi-P.

Sebagai kompensasi atas potensi biaya ganda tersebut, Square Enix memberikan kelonggaran bagi pengguna. Pemain tidak perlu berlangganan Nintendo Switch Online untuk dapat memainkan Final Fantasy XIV di konsol baru tersebut.

Lebih lanjut, pemain yang sudah memiliki langganan aktif di server Final Fantasy XIV akan menerima diskon sebesar 50% saat melakukan pembelian versi Switch 2. Hal ini diharapkan dapat mengurangi beban finansial bagi para pelanggan setia.

Yoshi-P menjelaskan bahwa penyesuaian sistem langganan ini dilakukan agar game dapat berjalan optimal di platform Nintendo. Meskipun demikian, detail mengenai apakah pemain harus membayar dua langganan terpisah atau cukup satu dengan akun berbeda masih belum dijelaskan secara rinci.