JAKARTAHYPE.COM - Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi magnet bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia, tetapi juga terbukti mampu mendongkrak geliat ekonomi lokal di Hong Kong. Sektor kuliner, mulai dari restoran hingga gerai minuman dan penjual camilan, merasakan langsung lonjakan pendapatan selama turnamen bergengsi ini berlangsung.
Fenomena ini terjadi karena banyak restoran dan tempat makan di Hong Kong secara strategis memanfaatkan antusiasme penonton yang berkumpul untuk menyaksikan pertandingan. Mereka menyajikan berbagai menu menarik yang sangat cocok dinikmati sembari menonton laga-laga seru Piala Dunia.
Keberhasilan strategi ini terlihat jelas dari peningkatan pendapatan yang diraih oleh industri katering di Hong Kong. Para pelaku usaha kuliner di sana berlomba-lomba menciptakan suasana yang meriah dan nyaman bagi para pelanggan.
Presiden Hong Kong Federation of Restaurants and Related Trades, Simon Wong Ka-wo, memperkirakan bahwa industri katering di Hong Kong berhasil meraup tambahan pendapatan yang sangat fantastis. Angka ini mencapai sekitar HK$500 juta, yang jika dikonversikan ke dalam Rupiah setara dengan Rp 1,14 triliun.
"Industri katering di Hong Kong memperoleh tambahan pendapatan sekitar HK$500 juta (setara Rp 1,14 triliun) selama periode 30 Juni hingga 20 Juli 2026," ujar Simon Wong Ka-wo.
Pendapatan tambahan yang signifikan ini merupakan hasil dari kolaborasi antara semangat olahraga global dan kreativitas para pengusaha kuliner lokal. Mereka berhasil mengubah momen perhelatan olahraga menjadi peluang bisnis yang menguntungkan.
Perhelatan Piala Dunia 2026 yang berlangsung dari 30 Juni hingga 20 Juli 2026 menjadi periode krusial bagi sektor kuliner di Hong Kong. Selama kurun waktu tersebut, restoran dan berbagai unit usaha makanan dan minuman mencatat lonjakan transaksi yang luar biasa.
Keberhasilan ini menunjukkan bagaimana acara berskala internasional dapat memberikan dampak ekonomi langsung kepada sektor-sektor yang terkait. Antusiasme publik terhadap sepak bola dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku bisnis untuk meningkatkan omzet mereka.
Dikutip dari South China Morning Post, data yang dirilis menunjukkan bahwa strategi penawaran menu khusus dan fasilitas nonton bareng di restoran terbukti sangat efektif. Hal ini membuat para pecinta sepak bola memilih tempat-tempat tersebut sebagai lokasi favorit mereka.