JAKARTAHYPE.COM - Kabar gembira menyelimuti kubu VfL Osnabrück setelah mereka resmi memastikan diri promosi ke kasta kedua Bundesliga, bahkan tanpa harus bertanding di lapangan. Kepastian ini datang setelah pesaing langsung mereka, Rot-Weiss Essen, menelan kekalahan telak 1-6 saat menghadapi VfB Stuttgart II pada Sabtu sore.

Peristiwa dramatis ini terjadi saat para pemain VfL Osnabrück sedang dalam perjalanan menuju lokasi pertandingan mereka berikutnya. Mereka diketahui tengah berada di dalam bus tim, bersiap menghadapi laga tandang melawan Wehen Wiesbaden yang dijadwalkan pada Minggu sore pukul 16.30 WIB.

Suasana di dalam bus mulai berubah menjadi penuh kegembiraan seiring berjalannya waktu pertandingan di Stuttgart. Setiap gol yang dicetak oleh Stuttgart II seolah menjadi penentu nasib Osnabrück, membuat suasana semakin tegang namun penuh harap bagi skuad "Lila-Weißen" (Putih-Ungu).

Puncak kegembiraan terjadi tepat pada pukul 18.26 WIB, ketika wasit meniup peluit panjang di Stuttgart. Momen tersebut mengunci posisi VfL Osnabrück di salah satu dari dua slot promosi otomatis langsung ke Bundesliga 2, sebuah pencapaian yang kini tidak mungkin lagi terkejar secara matematis.

Pelatih kepala VfL Osnabrück, Timo Schultz, memberikan pandangan unik mengenai cara timnya merayakan momen bersejarah ini. "Sebuah promosi yang saya harap akan saya alami untuk pertama dan terakhir kalinya seperti ini," ujar Timo Schultz, mengungkapkan keunikan situasi tersebut sesaat setelah tiba di Wiesbaden pada Sabtu malam.

Pelatih Schultz juga mengonfirmasi bahwa meskipun ada pertandingan penting keesokan harinya, timnya diizinkan untuk merayakan pencapaian tersebut. "Kami akan tetap merayakannya malam ini dengan pantas. Saya rasa saya tidak akan bisa menahan anak-anak ini lagi," tambahnya.

Pertandingan Osnabrück melawan Wehen Wiesbaden pada hari Minggu diprediksi akan berubah menjadi pesta besar bagi para pendukung klub. Diperkirakan sekitar 5.000 penggemar Osnabrück akan melakukan perjalanan tandang untuk memberikan dukungan penuh kepada tim mereka.

Menanggapi potensi kelelahan akibat perayaan malam sebelumnya, Coach Schultz sempat melontarkan candaan terkait kesiapan pemain. "Beberapa pemain sudah mendekati saya dan berkata: 'Maksimal lima menit besok.' Saya akan menggunakan sesi pemanasan untuk menatap mata anak-anak dan memutuskan siapa yang benar-benar bisa bermain," selorohnya.

Namun, ia kemudian menegaskan kembali komitmen timnya menjelang laga sisa. "Tentu saja, mereka akan tetap memberikan segalanya," pungkasnya, mengindikasikan bahwa semangat juang akan tetap ada, baik di malam perayaan maupun di lapangan pada hari Minggu.