JAKARTAHYPE.COM - Sebuah insiden yang memicu perhatian publik terjadi terkait komunitas digital nomad, Entourage Bali. Komunitas ini dikaitkan dengan sebuah acara lari yang diduga melakukan penolakan terhadap partisipasi Warga Negara Indonesia (WNI).
Menanggapi kontroversi yang berkembang, Entourage Bali telah mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka mengakui adanya dugaan diskriminasi yang menimbulkan ketidaksenangan di masyarakat.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Entourage Bali memutuskan untuk menghentikan sementara seluruh kegiatan yang sedang mereka jalankan. Langkah ini diambil untuk mengevaluasi dan melakukan perbaikan yang diperlukan.
Pernyataan resmi dan permohonan maaf tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi mereka. Kejadian ini menjadi sorotan publik pada hari Jumat, 25 Juli 2026.
"Pertama, kami minta maaf sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang merasa tersinggung karena kami sama sekali tidak ada niat untuk mendiskriminasi siapa pun," demikian bunyi pernyataan Entourage Bali di akun Instagram mereka.
Lebih lanjut, komunitas ini menegaskan komitmennya untuk tidak melakukan tindakan diskriminatif. Mereka menekankan bahwa niat awal tidak pernah untuk menolak atau membeda-bedakan siapa pun.
Relaksasi Mewah di Jantung Ibu Kota: Hotel Baru Tawarkan Pengalaman Pantai di Infinity Pool
"Kami menyetop sementara semua acara saat ini untuk mengambil tanggung jawab penuh dan berjanji akan melakukan perubahan nyata ke depannya," lanjut pernyataan tersebut. Entourage Bali berjanji untuk melakukan evaluasi mendalam dan menerapkan perubahan positif.
Langkah penghentian sementara ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi Entourage Bali untuk merefleksikan kejadian yang ada. Tujuannya adalah agar dapat kembali beroperasi dengan prinsip inklusivitas dan menghargai semua individu.
Dikutip dari unggahan Instagram Entourage Bali, pernyataan ini menjadi respons langsung terhadap viralnya dugaan diskriminasi yang melibatkan komunitas mereka.