JAKARTAHYPE.COM - Pertandingan krusial pekan ke-37 LaLiga Hypermotion akan mempertemukan Real Zaragoza dengan Granada CF pada hari Jumat, 1 Mei 2026. Duel penentuan nasib di zona degradasi ini dijadwalkan berlangsung di Ibercaja Estadio pada pukul 21:00 waktu setempat.

Kedua kesebelasan saat ini berada dalam situasi genting dan berjuang keras untuk mengamankan posisi mereka agar tidak terdegradasi ke divisi bawah, yaitu Primera Federacion. Kemenangan menjadi harga mati bagi kedua tim dalam sisa laga musim ini.

Saat ini, Real Zaragoza menempati posisi yang sangat rentan di urutan ke-21 klasemen dengan koleksi 35 poin. Mereka terpaut tiga poin dari zona aman yang saat ini diisi oleh Cadiz yang berada di peringkat ke-18.

Situasi tuan rumah semakin pelik lantaran mereka menghadapi krisis pemain yang signifikan jelang laga penting ini. Kiper utama tim, Esteban Andrada, harus absen setelah menerima sanksi larangan bertanding sebanyak 13 laga.

Sanksi tersebut dijatuhkan kepada Andrada menyusul insiden pemukulan yang terjadi pada pertandingan sebelumnya melawan Huesca. Akibatnya, posisi penjaga gawang utama akan dipercayakan kepada Adrián Rodríguez untuk menghadapi tekanan besar ini.

Selain Andrada, Zaragoza juga dipastikan tampil tanpa Dani Tasende yang menerima kartu merah serta Keidi Bare yang sedang berjuang memulihkan diri dari cedera. Kehilangan tiga pilar penting ini sangat memengaruhi persiapan tim asuhan David Navarro.

David Navarro, pelatih Real Zaragoza, menekankan pentingnya semangat juang tim di tengah keterpurukan. Ia menyampaikan bahwa meskipun situasi mengundang keputusasaan, perjuangan belum berakhir bagi klubnya.

"Ya sé que la situación invita a rendirse, que la gente está cansada, pero somos el Real Zaragoza y puede ser la última oportunidad: vamos a por ella" ujar David Navarro, Pelatih Real Zaragoza.

Navarro juga secara khusus meminta dukungan penuh dari para suporter setia mereka untuk memberikan energi positif bagi tim dalam upaya meraih kemenangan wajib ini. Kemenangan sangat penting untuk menjaga asa bertahan di divisi kedua.