JAKARTAHYPE.COM - Pertandingan antara Real Madrid dan Espanyol di Stadion RCDE berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit-menit awal. Espanyol, yang sedang berusaha mengakhiri rentetan hasil tanpa kemenangan sepanjang tahun 2026, menunjukkan semangat juang yang tinggi sejak peluit awal dibunyikan.

Tim tuan rumah sempat memberikan ancaman serius ke gawang Real Madrid sebanyak dua kali pada babak pertama. Meskipun demikian, upaya keras Espanyol tersebut belum membuahkan hasil gol yang mengubah papan skor di paruh pertama laga.

Real Madrid tidak tinggal diam dan segera merespons tekanan dari Espanyol melalui serangan balik cepat. Vinicius Junior, yang memperlihatkan performa menjanjikan sepanjang malam, hampir membuka keunggulan lebih dahulu. Ia berhasil melepaskan tembakan yang hanya mengenai tiang gawang setelah menerima umpan terobosan yang matang dari Trent Alexander-Arnold.

Secara keseluruhan, babak pertama pertandingan tersebut cenderung berjalan monoton. Peluang-peluang yang tercipta sangat minim, membuat kedua tim kesulitan untuk mencetak gol pembuka.

Memasuki babak kedua, Los Blancos tampak memasuki lapangan dengan tingkat kepercayaan diri yang jauh lebih tinggi. Keyakinan ini segera membuahkan hasil positif bagi tim tamu saat pertandingan memasuki menit ke-10 babak kedua.

Vinicius Junior akhirnya berhasil memecah kebuntuan dengan sebuah aksi individu yang memukau, sebuah momen yang sudah sangat dinantikan. Pemain asal Brasil itu dengan lihai memotong ke arah kaki kanannya, melewati dua pemain bertahan lawan, sebelum menyarangkan bola ke tiang dekat untuk skor 1-0.

Gol kedua yang dicetak Vinicius dianggap lebih superior dan elegan. Ia menerima umpan tumit cerdas dari Bellingham, yang kemudian ia sambut dengan tenang untuk mengirim bola melengkung sempurna ke sudut atas gawang.

Pasca keunggulan dua gol, Real Madrid memiliki peluang untuk menambah pundi-pundi gol mereka. Gonzalo Garcia, yang masuk dari bangku cadangan, memberikan kontribusi signifikan dengan sebuah tembakan yang sayangnya hanya melebar dari sasaran.

Vinicius Junior sendiri hampir saja mencatatkan hat-trick, sementara tembakan keras dari Jude Bellingham juga berhasil digagalkan dengan baik oleh penjaga gawang Espanyol. Seharusnya, skor akhir bisa jauh lebih besar dengan peluang yang tercipta, namun Madrid harus puas dengan keunggulan 2-0.