JAKARTAHYPE.COM - Proses akuisisi klub sepak bola Sevilla FC oleh legenda Spanyol, Sergio Ramos, bersama perusahaan investasinya, Five Eleven Capital, telah mencapai tahap finalisasi signifikan pada hari Selasa kemarin. Langkah krusial ini menandai kesepakatan harga dan mekanisme pembayaran antara Ramos dengan para pemegang saham mayoritas klub.
Kesepakatan finansial yang disepakati bernilai fantastis, yakni sekitar 450 juta euro, angka ini sudah termasuk dengan beban utang yang ditanggung oleh klub saat ini. Kepastian nominal ini menjadi penutup dari serangkaian negosiasi panjang mengenai masa depan kepemilikan klub Andalusia tersebut.
Salah satu poin penting dalam perjanjian ini adalah fleksibilitas dalam jadwal pembayaran dana akuisisi. Skema pembayaran akan disesuaikan berdasarkan status kompetisi Sevilla, apakah mereka berhasil bertahan di Divisi Primera atau terdegradasi ke Segunda Division.
Ramos dan rekanannya berhasil meyakinkan pihak penjual mengenai jaminan pembayaran yang solid dan kredibel. Setelah kesepakatan harga tercapai, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menunggu persetujuan resmi dari otoritas olahraga tertinggi Spanyol.
Saat ini, seluruh pihak terkait sedang menunggu lampu hijau dari Dewan Olahraga Tinggi (CSD) Spanyol untuk mengesahkan transaksi ini secara legal. Selain persetujuan CSD, semua dokumen kontrak pembelian dan penjualan juga harus segera ditandatangani oleh semua pihak yang berkepentingan.
Deklarasi Minat (LOI) yang awalnya ditandatangani oleh Sergio Ramos dan Five Eleven Capital pada bulan Januari lalu akan segera kedaluwarsa pada tanggal 31 Mei mendatang. Oleh karena itu, semua pihak berupaya mempercepat proses penutupan kesepakatan sebelum batas waktu tersebut tiba.
Percepatan ini dilakukan karena setelah penandatanganan kontrak jual beli—yang drafnya bahkan sudah beredar beberapa minggu lalu—masih diperlukan sejumlah prosedur administratif tambahan yang harus diselesaikan sesuai regulasi.
Menurut regulasi yang berlaku di Spanyol, setiap akuisisi yang mencakup 25% atau lebih dari modal saham sebuah Perusahaan Olahraga Publik (SAD) wajib mendapatkan otorisasi terlebih dahulu dari CSD. Regulasi ini bertujuan untuk memastikan stabilitas klub dan kapabilitas finansial investor yang masuk.
"Regulasi tersebut bertujuan menjamin kecukupan investor dan menjaga stabilitas klub," demikian bunyi pernyataan yang menggarisbawahi pentingnya peran CSD dalam transaksi kepemilikan klub besar.