JAKARTAHYPE.COM - Met Gala, yang merupakan acara amal dan penggalangan dana terbesar dalam dunia mode, baru saja digelar pada 4 Mei 2026. Ajang ini selalu dinantikan sebagai puncak perayaan seni busana dunia.

Acara prestisius ini diselenggarakan di Metropolitan Museum of Art (The Met) di New York, Amerika Serikat. Tema yang diangkat pada perhelatan tahun ini adalah "Costume Art", mendorong para tamu untuk menampilkan kreasi busana yang mewah dan penuh imajinasi.

Sejumlah bintang besar dunia turut memeriahkan karpet merah, termasuk nama-nama seperti Beyonce, Rihanna, Lady Gaga, hingga anggota BLACKPINK. Kehadiran mereka selalu menjadi sorotan utama dalam gelaran tahunan ini.

Namun, untuk dapat melangkah di karpet merah Met Gala, para tamu undangan harus melewati proses seleksi yang ketat dan menyetujui serangkaian syarat yang telah ditetapkan.

Segala keputusan mengenai daftar tamu undangan berada di tangan Anna Wintour, yang telah menjabat sebagai ketua Met Gala sejak tahun 1995 dan merupakan figur paling berpengaruh di industri mode global.

Mereka yang terbukti melanggar tata tertib yang berlaku dapat dikenai sanksi berat, bahkan hingga larangan tampil permanen atau banned dari acara tersebut. Ada beberapa figur publik yang kini masuk dalam daftar selebriti yang dilarang kembali menghadiri Met Gala.

Salah satu figur yang disebut dilarang tampil adalah seorang penyanyi wanita yang kerap menampilkan citra seksi. Larangan ini kabarnya disebabkan oleh kontroversi terkait perilaku dan sikapnya yang dianggap mengganggu oleh penyelenggara.

Seorang aktris sekaligus komedian juga dilaporkan tidak lagi diundang setelah ia sempat melontarkan komentar negatif mengenai acara tersebut. Ia pernah menyebut Met Gala sebagai "parade orang menyebalkan" atau jerk parade.

Dilansir dari berbagai sumber, nama Trump sejak tahun 2017 tidak lagi menerima undangan Met Gala. Hal ini diduga kuat berkaitan dengan adanya perbedaan pandangan yang signifikan antara dirinya dengan ketua penyelenggara, Anna Wintour.