JAKARTAHYPE.COM - Kendaraan SUV terbaru dari Chery, Tiggo 9, berhasil menarik perhatian publik setelah menjalani serangkaian demonstrasi uji tabrak yang dianggap ekstrem dalam gelaran 2026 International Business Summit. Uji coba ini dirancang untuk menguji batas ketahanan struktur mobil secara komprehensif di hadapan berbagai pihak.

Pihak Chery sengaja melaksanakan pengujian multiskenario ini di fasilitas mereka, yaitu Chery Crash Safety Laboratory, yang dihadiri perwakilan dealer global, jurnalis internasional, dan konsumen dari berbagai belahan dunia. Tujuan utama dari demonstrasi ini adalah menggarisbawahi komitmen serius perusahaan terhadap aspek keamanan kendaraan.

Chery menegaskan bahwa keselamatan bukanlah sekadar fitur tambahan yang dipasang belakangan, melainkan telah menjadi fondasi utama dalam setiap pengembangan produk mereka. Hal ini sejalan dengan filosofi besar yang diusung oleh produsen mobil asal Tiongkok tersebut.

Filosofi inti yang diangkat dalam demonstrasi ini adalah “Safety. For Family”, yang merupakan bagian integral dari payung filosofi mereka, yaitu “For Family For Love”. Filosofi ini menekankan bahwa setiap mobil yang diproduksi harus mampu memberikan perlindungan maksimal bagi penumpang.

Pendekatan mendalam terhadap keselamatan ini menjadi sangat relevan mengingat kondisi lalu lintas modern yang semakin padat dan meningkatkan potensi risiko kecelakaan di jalan raya. Fokusnya adalah memastikan perlindungan maksimal dalam situasi terburuk.

Uji tabrak Chery Tiggo 9 kali ini berbeda dari pengujian konvensional karena melibatkan tiga mobil sekaligus dalam satu skenario benturan yang kompleks. Skenario ini bertujuan mereplikasi kecelakaan beruntun yang sering terjadi di jalan tol atau persimpangan ramai.

Dalam pengujian tersebut, Tiggo 9 bertindak sebagai kendaraan utama yang menerima benturan simultan dari dua arah berbeda. Mobil ini ditabrak dari depan oleh Tiggo 7 dengan kecepatan 50 km/jam, sementara dari belakang terjadi benturan dengan kecepatan 40 km/jam.

Setelah serangkaian benturan yang terjadi hampir bersamaan tersebut, hasil pengujian menunjukkan bahwa integritas struktur kabin Tiggo 9 tetap terjaga dengan sangat baik. Pilar A, B, C, dan D dilaporkan tidak mengalami deformasi signifikan, menjaga ruang aman bagi para penumpang.

Semua sistem keselamatan aktif dan pasif kendaraan berfungsi sebagaimana mestinya setelah mengalami tekanan ekstrem tersebut, termasuk sistem airbag yang mengembang sempurna. Hal ini menunjukkan kesiapan mobil bahkan pasca-benturan berat.