JAKARTAHYPE.COM - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI terus mengintensifkan pelaksanaan transformasi digital sebagai inti strategi bisnis mereka di tahun 2026. Langkah strategis ini tidak hanya bertujuan mengakselerasi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, tetapi juga selaras dengan komitmen perseroan dalam mengimplementasikan prinsip environmental, social, and governance (ESG).
Pencapaian signifikan terlihat pada platform layanan digital BSI, di mana pengguna mobile banking kini telah melampaui angka 9 juta nasabah, mencakup platform BYOND by BSI dan BSI Mobile. Platform BYOND by BSI secara khusus mencatatkan lonjakan adopsi pengguna yang impresif sejak diluncurkan.
Lonjakan ini menunjukkan keberhasilan strategi digitalisasi BSI dalam menjangkau dan melayani kebutuhan transaksi nasabah secara lebih efisien dan modern. Pertumbuhan pengguna ini menjadi indikator kuat bahwa investasi pada teknologi mulai menunjukkan hasil yang positif.
Fokus utama BSI pada tahun 2026 adalah penguatan kapabilitas digital guna menunjang peningkatan frekuensi dan nilai transaksi yang dilakukan oleh seluruh nasabah mereka. Hal ini disampaikan oleh pihak bank dalam keterangan resminya pada Senin (9/4/2026).
"Pada 2026, BSI fokus memperkuat kapabilitas digital untuk menunjang frekuensi dan nilai transaksi nasabah," ujar perwakilan BSI dalam keterangan pers, Senin (9/4/2026).
Selain fokus pada inovasi teknologi, BSI juga menunjukkan komitmen kuat terhadap inklusivitas ekonomi dengan menyasar segmen usaha mikro. Emiten dengan kode saham BRIS ini telah memberikan pembinaan kepada sekitar 5.000 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pembinaan tersebut disalurkan melalui skema pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Small Medium Enterprise (SME), sebagai upaya nyata BSI dalam memperkuat pondasi UMKM di Indonesia. Dukungan ini diperkuat dengan pengoperasian empat UMKM Center yang berlokasi strategis di Aceh, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar.
Dikutip dari Investortrust, BSI menegaskan komitmennya terhadap tata kelola yang baik dan transparansi dalam setiap operasionalnya. "Sebagai perusahaan publik, BSI konsisten menerapkan good corporate governance (GCG) dan transparansi sesuai regulasi demi membangun lingkungan bisnis yang sehat, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," ungkap perwakilan BSI.
Dalam momentum Hari Konsumen Nasional, BSI menegaskan kembali dedikasinya untuk menyediakan layanan keuangan digital yang aman, mudah diakses, dan inklusif. Strategi ini bertujuan meningkatkan kualitas pengalaman nasabah sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis syariah.