JAKARTAHYPE.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan HIPMI, menunjukkan kedekatan informal dengan Presiden terpilih ketika itu, Prabowo Subianto. Momen ini terjadi dalam sebuah acara resmi di Lampung beberapa waktu lalu.

Peristiwa unik ini terjadi pada saat pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Acara penting bagi kalangan pengusaha muda tersebut diselenggarakan pada hari Rabu, 10 September 2026.

Bahlil tampak memulai sambutannya dengan menyapa beberapa tokoh penting yang hadir, termasuk Ketua MPR RI, Ahmad Muzani. Ia mengawali sapaan tersebut dengan nada yang menunjukkan rasa hormat dan keakraban.

Sebelum beralih ke Presiden, Bahlil terlebih dahulu menyapa Ahmad Muzani dengan sebutan yang lebih personal. Hal ini menjadi pemanasan sebelum ia menyampaikan permintaan khususnya kepada Prabowo Subianto.

"Yang saya hormati Ketua MPR RI, abang saya Bapak Ahmad Muzani, mungkin biar lebih akrab kita panggil Kanda Ahmad Muzani," ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan upaya Bahlil untuk menciptakan suasana yang lebih hangat dalam forum tersebut.

Setelah menyapa Muzani, perhatian publik dan peserta Munas tertuju pada Bahlil ketika ia mengajukan permintaan izin kepada Presiden Prabowo Subianto. Permintaan ini disampaikan dalam konteks candaan yang bernada penghormatan.

Bahlil secara eksplisit meminta izin untuk memanggil Prabowo dengan sebutan 'kanda'. Tujuan utama dari permintaan informal ini adalah untuk membangun kedekatan yang lebih erat antara dirinya dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Permintaan izin untuk memanggil 'Kakanda' ini, menurut Bahlil, diharapkan dapat mempermudah proses kerja atau "olahannya" agar dapat berjalan lebih cepat. Ini mengindikasikan adanya harapan akan responsivitas yang lebih baik dalam koordinasi kerja.

"Supaya olahannya cepat masuk," demikian inti dari alasan yang disampaikan Bahlil kepada Presiden Prabowo Subianto saat acara berlangsung. Candaan ini diterima dengan baik oleh para hadirin dan menunjukkan dinamika komunikasi yang cair.