JAKARTAHYPE.COM - Nikolaj Ehlers, yang dijuluki "Fly" karena kecepatan luncurannya, memberikan awal yang sangat cepat bagi Carolina Hurricanes di Game 1 Final Stanley Cup. Pemain tersebut sukses mencetak gol hanya setelah 25 detik pertandingan bergulir, menjadikannya gol tercepat ketiga dalam sejarah Final.
Ehlers tidak berhenti di situ, ia kemudian menambah gol keduanya di babak pertama, memberikan keunggulan awal bagi Hurricanes atas Vegas Golden Knights. Pertandingan krusial ini berlangsung pada Selasa malam di Lenovo Center.
Namun, momentum tersebut berbalik di periode ketiga ketika Vegas Golden Knights berhasil memimpin skor 4-3. Keunggulan ini didapatkan melalui gol tip-in dari Brett Howden, memanfaatkan umpan dari Shea Theodore di awal babak ketiga.
Setelah dua gol Ehlers di awal, Vegas membalas dengan tiga gol berturut-turut sebelum akhirnya kapten Hurricanes, Jordan Staal, menyamakan kedudukan menjadi 3-3 pada periode kedua.
Gol pembuka Ehlers tercipta setelah ia menggiring puck dari wilayah pertahanannya sendiri menyusuri sisi kiri dan melepaskan tembakan keras melewati kiper Vegas, Carter Hart. Gol keduanya datang dari umpan Jalen Chatfield yang menemukan Ehlers di belakang pertahanan lawan.
Ehlers, yang sebelumnya menjadi pemain kunci Winnipeg Jets, bergabung dengan Hurricanes sebagai agen bebas musim panas lalu, menjadi salah satu tambahan penting dalam skuad musim ini.
Golden Knights mulai bangkit melalui gol Keegan Kolesar, yang berhasil membelokkan puck di depan gawang, memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Vegas berhasil menyamakan kedudukan pada awal periode kedua melalui Ivan Barbashev, yang menembak akurat melewati Frederik Andersen, kiper Carolina, hanya 30 detik setelah puck diluncurkan. Selang empat menit kemudian, William Karlsson membawa Vegas memimpin untuk pertama kalinya dalam seri ini.
Kemudian giliran Jordan Staal yang mencatatkan namanya di papan skor. Staal, salah satu dari dua pemain Hurricanes yang pernah merasakan gelar juara sebelumnya, melepaskan tembakan keras setelah menerima umpan dari bek K’Andre Miller, mengalahkan Hart.