JAKARTAHYPE.COM - Apple, salah satu produsen ponsel terkemuka di dunia yang bersaing ketat dengan Samsung, baru-baru ini mengumumkan rencana restrukturisasi jaringan ritelnya di Amerika Serikat. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak mengingat dominasi pasar global yang dimiliki perusahaan asal Cupertino tersebut.

Keputusan yang diambil adalah penutupan tiga jaringan toko ritel Apple Store yang berlokasi di beberapa pusat perbelanjaan. Penutupan tersebut dijadwalkan akan mulai dilaksanakan pada bulan Juni 2026 mendatang.

Tiga lokasi spesifik yang terdampak oleh kebijakan ini adalah Apple Trumbull di Connecticut, Apple North County di California, dan Apple Towson di Maryland. Lokasi-lokasi ini dilaporkan mengalami penurunan signifikan dalam jumlah pengunjung.

Perusahaan menyatakan bahwa evaluasi lokasi ritel dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Hal ini disampaikan dalam pernyataan resmi mereka sebagai respons terhadap perubahan kondisi pasar.

"Di Apple, kami terus berupaya untuk memberikan layanan luar biasa dan pengalaman hebat bagi pelanggan kami. Seiring dengan investasi kami untuk memperluas dan meningkatkan toko ritel dan penawaran kami di seluruh dunia, kami tetap berhati-hati dalam mengevaluasi lokasi kami yang ada untuk memastikan bahwa kami dapat memenuhi kebutuhan pelanggan kami dengan cara terbaik," tertera dalam pernyataan resmi Apple, Dikutip dari MacRumors.

Kondisi pusat perbelanjaan tempat toko-toko tersebut berada menjadi salah satu faktor utama dalam pengambilan keputusan sulit ini. Apple secara eksplisit menyebutkan penurunan trafik sebagai pemicu utama.

"Menyusul kepergian beberapa pengecer dan kondisi yang memburuk di Trumbull Mall, Shops at North County, dan Towson Town Center, kami telah membuat keputusan sulit untuk menutup toko kami di lokasi-lokasi tersebut," tambah Apple, Dikutip dari MacRumors.

Apple telah menyiapkan langkah mitigasi bagi karyawan yang terdampak penutupan gerai tersebut. Tim di Trumbull dan North County akan dialihkan ke toko terdekat untuk melanjutkan layanan pelanggan mereka.

Sementara itu, karyawan yang bertugas di Apple Towson diberikan kesempatan untuk melamar posisi lain yang tersedia di internal perusahaan Apple. Langkah ini menunjukkan upaya perusahaan dalam mempertahankan tenaga kerjanya.