JAKARTAHYPE.COM - Apple Inc. secara resmi mengumumkan penghentian pengembangan mobil listrik otonom, mengakhiri ambisi besar mereka di sektor otomotif. Keputusan ini menandai akhir dari Proyek Titan yang telah berjalan selama lebih dari sepuluh tahun.

Proyek yang dimulai secara rahasia ini melibatkan ribuan insinyur dengan tujuan utama menciptakan kendaraan listrik yang sepenuhnya tanpa pengemudi. Namun, berbagai kendala teknis yang kompleks menjadi hambatan utama.

Biaya produksi yang terus membengkak juga menjadi faktor penentu dalam keputusan sulit ini. Perusahaan memperkirakan investasi yang dibutuhkan akan semakin besar.

Persaingan di pasar kendaraan otonom yang kian sengit juga menjadi pertimbangan krusial bagi Apple. Kehadiran pemain lain yang sudah lebih mapan membuat prospek proyek ini semakin menantang.

Akibatnya, perusahaan akhirnya memutuskan untuk membatalkan seluruh rencana pengembangan mobil listrik otonom mereka. Langkah ini mengejutkan banyak pihak yang mengikuti perkembangan proyek tersebut.

Meskipun demikian, Apple tidak sepenuhnya meninggalkan inovasi. Perusahaan kini dilaporkan akan mengalihkan fokus dan sumber daya yang signifikan.

Sumber daya tersebut akan diarahkan untuk pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Hal ini dipandang sebagai "harta karun" teknologi yang memiliki potensi besar untuk masa depan perangkat Apple.

Penghentian Proyek Titan ini memungkinkan Apple untuk merealokasi para insinyur dan aset yang ada ke area yang dianggap lebih strategis. Pengembangan AI diharapkan dapat memberikan keunggulan kompetitif baru.

Dikutip dari TREN.BISNISMARKET.COM, keputusan ini diambil setelah lebih dari satu dekade upaya dan investasi miliaran dolar dalam Proyek Titan.