JAKARTAHYPE.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merespons cepat pasca terjadinya gangguan kelistrikan yang melanda berbagai wilayah di Jakarta pada Kamis, 23 April 2026. Koordinasi erat tengah dilakukan dengan PT PLN (Persero) untuk menelusuri akar permasalahan yang menyebabkan pemadaman tersebut.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, mengonfirmasi bahwa dirinya juga turut merasakan dampak dari pemadaman listrik yang terjadi. Hal ini menunjukkan betapa luasnya cakupan gangguan sistem kelistrikan saat itu.

Tim dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Ketenagalistrikan Kementerian ESDM telah diturunkan langsung ke lapangan. Mereka bertugas menyelidiki secara mendalam apa yang menjadi pemicu utama gangguan suplai listrik di ibu kota.

"Iya, saya juga terkena dampak tuh (tertawa). Itu ada jadi untuk ini ya saya juga ini sudah koordinasikan, tim dari Ditjen Ketenagalistrikan juga sudah ini melakukan koordinasi dengan PLN itu penyebabnya apa,” ujar Yuliot Tanjung saat ditemui wartawan di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, pada hari Jumat (24/4).

Sebagai tindak lanjut dari investigasi yang berjalan, ESDM memastikan bahwa langkah perbaikan akan segera dieksekusi. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah penggantian beberapa komponen vital pada infrastruktur kelistrikan.

"Ya kemudian dari penyebab itu, ini diselesaikan itu termasuk kemungkinan pergantian itu peralatan di beberapa gardu induk (Jakarta),” lanjutnya, menekankan kesiapan pemerintah untuk mengambil langkah teknis yang diperlukan.

Saat ini, proses investigasi masih berlangsung intensif oleh tim teknis dari Ditjen Ketenagalistrikan. Mereka dikerahkan untuk mengumpulkan data dan laporan langsung dari lokasi kejadian guna memastikan penanganan yang akurat.

“Ini lagi dilakukan investigasi oleh teman-teman Dirjen Gatrik. Ini laporannya itu tim lagi di lapangan,” ucap Yuliot Tanjung, menegaskan bahwa seluruh proses penanganan dilakukan berdasarkan data lapangan terkini.

Sebelumnya, gangguan suplai listrik yang signifikan dilaporkan terjadi pada Kamis (23/4) sekitar pukul 10.25 WIB. PT PLN (Persero) segera memberikan keterangan resmi mengenai insiden tersebut.