JAKARTAHYPE.COM - Pemerintah Portugal mengambil langkah proaktif dalam mengantisipasi lonjakan arus kedatangan wisatawan menjelang musim liburan musim panas yang kian mendekat. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran pelayanan dan mencegah penumpukan antrean panjang di area-area vital bandara.

Sebagai respons terhadap prediksi membeludaknya turis, otoritas Portugal memutuskan untuk menambah jumlah personel polisi di berbagai fasilitas bandara utama di seluruh negeri. Penambahan petugas ini bertujuan untuk memperkuat pengawasan dan efisiensi layanan keimigrasian serta keamanan.

Sebanyak lebih dari 300 petugas kepolisian keamanan publik (PSP) tambahan akan segera dikerahkan ke lapangan untuk bertugas. Para petugas ini tidak diturunkan begitu saja, melainkan telah melewati serangkaian pelatihan khusus yang relevan dengan tugas pengamanan di lingkungan bandara dan perbatasan.

Keputusan strategis ini diumumkan secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri Portugal, Luís Neves, pada hari Jumat sebelum akhir pekan. Pengumuman ini merupakan bagian dari persiapan infrastruktur keamanan nasional menyambut puncak musim pelancongan.

Dilansir dari euronews, Minggu (7/6/2026), Menteri Neves merinci rencana penempatan personel baru tersebut. Total 340 petugas tambahan akan mulai beroperasi efektif pada tanggal yang telah ditentukan.

Menteri Neves secara spesifik menggarisbawahi jadwal pengerahan tersebut dalam pernyataannya. "Pada tanggal 4 Juli, kami akan mengerahkan 340 orang lagi, petugas PSP yang saat ini sedang menerima pelatihan khusus untuk bekerja di perbatasan," kata Neves.

Distribusi personel baru ini dilakukan secara bertahap dengan fokus pada hub penerbangan tersibuk di negara tersebut. Kota-kota besar dan destinasi wisata utama menjadi prioritas penempatan petugas keamanan tambahan.

Pembagian tugas telah ditetapkan, di mana ibu kota Lisbon akan menerima alokasi terbesar untuk mengelola bandara internasionalnya yang sangat padat. "Lisbon sendiri akan mendapatkan 140 orang, 100 orang akan pergi ke Porto, dan kemudian yang lainnya ke Faro, Funchal, dan Ponta Delgada," tambah Luís Neves.

Penempatan petugas ini tidak hanya berfokus pada Lisbon dan Porto, tetapi juga menjangkau pusat-pusat pariwisata penting lainnya seperti Faro, serta kepulauan Madeira (Funchal) dan Azores (Ponta Delgada). Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga ketertiban di seluruh gerbang masuk utama negara.