JAKARTAHYPE.COM - Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mengambil langkah proaktif dalam mengantisipasi peningkatan kebutuhan administrasi kependudukan. Langkah ini diambil menjelang pelaksanaan Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) tahun 2026 yang diperkirakan akan memicu lonjakan pengurusan dokumen.
Upaya peningkatan layanan ini difokuskan pada penambahan jumlah loket khusus untuk aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di kantor Disdukcapil Depok. Keputusan ini diharapkan dapat mempermudah warga, khususnya calon peserta didik baru, dalam memperoleh sarana identitas digital yang seringkali menjadi syarat administrasi.
Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni, menyampaikan bahwa penambahan fasilitas ini merupakan respons langsung terhadap tren peningkatan permintaan layanan menjelang periode pendaftaran sekolah. Hal ini bertujuan agar proses administrasi kependudukan tidak menjadi hambatan bagi masyarakat.
"Kami melihat adanya kebutuhan mendesak untuk mengantisipasi lonjakan permintaan aktivasi IKD menjelang tahun ajaran baru 2026," ujar Nuraeni.
Nuraeni menekankan bahwa IKD kini semakin esensial karena banyak institusi pendidikan mulai mewajibkan penggunaan dokumen digital sebagai salah satu syarat pendaftaran. Dengan adanya IKD, proses verifikasi data kependudukan dapat dilakukan secara lebih cepat dan efisien.
Penambahan loket ini juga merupakan bagian dari upaya Disdukcapil untuk mendorong percepatan adopsi digitalisasi layanan publik di lingkungan Kota Depok. Digitalisasi ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan administrasi kependudukan yang modern dan terintegrasi.
Adapun mekanisme aktivasi IKD tetap memerlukan kehadiran fisik pemohon untuk proses verifikasi biometrik dan penandatanganan komitmen. Proses ini penting untuk menjaga keamanan dan keabsahan data kependudukan yang tersimpan secara digital.
Dikutip dari sumber berita, Nuraeni juga menjelaskan bahwa penambahan loket ini bersifat sementara dan akan dievaluasi berdasarkan volume pemohon yang datang. "Penambahan loket ini akan kami lakukan secara bertahap menyesuaikan dengan antrean yang ada, sehingga pelayanan tetap optimal," kata Nuraeni.
Disdukcapil Depok mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan IKD lebih awal, tidak menunggu hingga mendekati batas waktu pendaftaran sekolah. Hal ini penting untuk menghindari penumpukan pemohon di hari-hari terakhir menjelang SPMB 2026.