JAKARTAHYPE.COM - Penampilan aktris Hollywood Zendaya dalam sesi foto untuk film terbarunya, 'The Odyssey', di London, masih menjadi sorotan publik dan akademisi. Perdebatan muncul terkait anting kuno yang dikenakannya, yang diduga memiliki kaitan erat dengan sejarah Iran.

Anting yang menghiasi telinga Zendaya saat itu bukanlah perhiasan biasa. Benda tersebut merupakan kepingan emas dari artefak yang diperkirakan berusia 2.000 hingga 3.000 tahun sebelum Masehi.

Rumah perhiasan langka, Barron London, diduga memperoleh artefak ini dari Iran. Desain anting tersebut banyak diasosiasikan oleh para sejarawan dengan Shamash, dewa matahari dari peradaban Mesopotamia yang melambangkan keadilan dan perlindungan.

Kisah asal-usul anting ini bermula pada tahun 1947, ketika sebuah peti berisi artefak emas ditemukan oleh warga lokal di sebuah desa dekat Saqqez, wilayah Kurdistan, Iran. Penemuan ini kemudian menimbulkan berbagai spekulasi mengenai jalur perdagangannya.

Temuan arkeologis tersebut sayangnya tidak selalu ditangani dengan supervisi arkeolog profesional. Akibatnya, banyak artefak yang kemudian diperjualbelikan secara ilegal, meskipun sebagian berhasil sampai ke museum ternama di dunia seperti Metropolitan Museum of Art, Louvre, British Museum, dan National Museum of Iran.

Asal-usul artefak yang diperebutkan ini lantas memicu perdebatan etis mengenai penggunaan benda-benda bersejarah. Situasi semakin kompleks dengan adanya konflik geopolitik yang sedang berlangsung antara Iran dan Amerika Serikat.

"Artefak ini tampaknya dijarah dari Iran dan menghiasi aktris asal Amerika, negara yang meledakkan Iran," ujar arkeolog dan Tiktoker bernama Dr. Z.

Menurut pandangannya, pemakaian anting tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi terhadap karya seni kuno. "Ini adalah bentuk sebuah fetish terhadap masa lalu, kan? Hanya untuk menjadi sebuah komoditas curian untuk kaum elite, diedarkan secara ilegal dan tidak bermoral," katanya.

Pernyataan Dr. Z ini disampaikan melalui konten di platform TikTok yang kemudian dihapus. Ia membuat unggahan tersebut sebagai respons terhadap postingan arkeolog lain, Annelise Baer, yang memuji penampilan Zendaya karena dianggap dapat menumbuhkan minat publik terhadap sejarah dan arkeologi.