JAKARTAHYPE.COM - Aktor senior Alec Baldwin secara terbuka menyatakan dukungannya kepada aktris Lupita Nyong'o menyusul kritik tajam yang datang dari miliarder Elon Musk. Pembelaan ini muncul setelah Musk menanggapi kontroversi mengenai pemilihan Nyong'o untuk film terbaru garapan sutradara Christopher Nolan, berjudul The Odyssey.
Pembelaan Baldwin disampaikan melalui unggahan foto di akun Instagram pribadinya pada tanggal 20 Mei 2026, pukul 11:26 waktu setempat. Aktor berusia 68 tahun tersebut secara spesifik menargetkan sentimen bernada rasis yang sempat tersebar luas di berbagai platform media sosial.
Baldwin menegaskan bahwa ia sangat mengagumi paras Lupita Nyong'o dan meyakini aktris tersebut sangat pantas memerankan karakter Helen of Troy. Karakter tersebut dikenal dalam mitologi Yunani sebagai personifikasi kecantikan tertinggi di dunia.
"Tetapi dia ADALAH perempuan tercantik di dunia... Alec," tulis Baldwin dalam keterangan foto unggahannya tersebut, sebagaimana dikutip dari Media Indonesia. Dukungan ini juga turut diperlihatkan oleh istrinya, Hilaria Baldwin, yang mendampingi pernyataan sang suami.
Ketegangan ini berawal ketika komentator konservatif, Matt Walsh, melayangkan kritik keras di platform X setelah Christopher Nolan mengumumkan secara resmi keterlibatan Nyong'o. Walsh berpendapat bahwa keputusan casting tersebut didorong oleh ketakutan isu rasial, bukan kesesuaian fisik dengan peran yang dimaksud.
"Tidak ada satu orang pun di planet ini yang benar-benar berpikir bahwa Lupita Nyong'o adalah 'perempuan tercantik di dunia'," ujar Walsh melalui cuitannya, sebagaimana dikutip dari Media Indonesia.
Walsh kemudian menganggap bahwa Nolan mengambil keputusan tersebut karena khawatir akan dicap rasis apabila memilih aktris kulit putih untuk peran "perempuan tercantik". Menurut Walsh, tindakan sutradara tersebut merupakan cerminan sikap takut terhadap tren sosial saat ini.
"Nolan secara teknis berbakat tetapi seorang penakut. Terlalu takut untuk melakukan apa pun yang sedikit saja menantang semangat zaman," kata Walsh menambahkan, sebagaimana dikutip dari Media Indonesia.
Elon Musk kemudian menyetujui pandangan yang disampaikan oleh Walsh melalui balasan singkat di platform X. Pemilik platform tersebut juga sempat menuduh Nolan sengaja mengubah latar belakang ras karakter demi meraih penghargaan industri perfilman.