JAKARTAHYPE.COM - Film laga-thriller berjudul 'Stratton' dijadwalkan kembali tayang untuk menghibur pemirsa melalui saluran Bioskop Trans TV. Penayangan ini direncanakan berlangsung pada hari Kamis, 14 Mei 2026, dimulai tepat pukul 23.00 WIB.

Produksi sinema yang dirilis perdana pada tahun 2017 ini merupakan hasil adaptasi dari seri novel populer karya penulis Duncan Falconer. Untuk mengarahkan proyek ini, kursi penyutradaraan dipercayakan kepada Simon West, seorang sineas ternama.

Simon West sendiri dikenal memiliki rekam jejak sukses dalam menggarap film-film aksi besar sebelumnya. Beberapa karyanya yang populer termasuk 'Con Air' (1997), 'Lara Croft: Tomb Raider' (2001), serta 'The Mechanic' (2011).

Film berdurasi 94 menit ini diperkuat oleh jajaran aktor Hollywood papan atas yang mengisi berbagai peran penting. Dominic Cooper memegang peran sentral, didukung oleh penampilan Austin Stowell, Tom Felton, dan Gemma Chan.

Selain bintang-bintang muda, film produksi Atomic Arts ini juga diperkuat oleh aktor senior terkemuka, Derek Jacobi. Hal ini menunjukkan kolaborasi antara talenta akting dari berbagai generasi dalam film ini.

Alur cerita utama berpusat pada karakter John Stratton, yang diperankan oleh Dominic Cooper, seorang agen khusus dari Inggris. Stratton merupakan anggota Detasemen Intelijen yang bertugas di wilayah Irlandia Utara saat misi dimulai.

Stratton dihadapkan pada tugas krusial untuk memburu dan melacak keberadaan sebuah sel teroris yang dinilai sangat berbahaya bagi keamanan. Kelompok kriminal tersebut dicurigai terlibat dalam pencurian materi ilmiah untuk mendukung rencana jahat mereka.

Misi pelacakan yang dijalankan Stratton ternyata menghadapi hambatan signifikan dan berujung pada kegagalan yang mencurigakan. Kegagalan ini memicu adanya dugaan kuat bahwa ada pihak internal yang berkolaborasi dengan kelompok teroris tersebut.

Atasan Stratton kemudian berhasil mengidentifikasi pemimpin kelompok berbahaya ini sebagai Grigory Barovsky, seorang mata-mata yang berasal dari Rusia. Ironisnya, Barovsky sebelumnya telah diyakini tewas dalam sebuah insiden berdarah sekitar dua dekade yang lalu.