JAKARTA, JakartaHype.comGoogle Threat Intelligence Group (GTIG) baru saja mengungkap temuan bersejarah sekaligus mengkhawatirkan. Untuk pertama kalinya, ditemukan serangan zero-day di dunia nyata yang dikembangkan dengan bantuan AI.

Sebagaimana dikutip dari Gizmochina pada Jumat (15/5/2026), berikut adalah poin-poin penting yang perlu Anda ketahui dari fenomena baru di dunia cybersecurity ini:

1. Menyerang Celah Logika, Bukan Sekadar Kode

Berbeda dengan serangan tradisional yang mencari kesalahan ketik pada kode (coding mistake), AI ini membantu penyerang memahami logika bisnis aplikasi. AI mampu menghubungkan berbagai perilaku aplikasi yang terlihat normal menjadi sebuah celah fatal untuk membobol sistem.

2. Mampu Membobol Autentikasi Dua Faktor (2FA)

Celah yang ditemukan terdapat pada alat administrasi web open-source populer. Dengan bantuan AI, penyerang berhasil menciptakan cara untuk melewati (bypass) 2FA, sehingga akun tetap bisa dibobol meskipun korban sudah menggunakan pengamanan tambahan.

3. Meninggalkan "Jejak Digital" Khas AI

Peneliti Google menemukan bukti kuat bahwa kode serangan ini dibuat oleh AI melalui beberapa ciri: