JAKARTAHYPE.COM - Presiden Republik Indonesia keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), diproyeksikan tidak dapat menghadiri upacara resmi peringatan Hari Pancasila yang akan diselenggarakan pada 1 Juni 2026 di Jakarta.
Kepastian mengenai kemungkinan ketidakhadiran SBY ini disampaikan oleh jajaran internal Partai Demokrat pada akhir pekan ini. Informasi ini menjadi sorotan mengingat pentingnya peringatan hari bersejarah bagi ideologi bangsa tersebut.
Ketua Dewan Pakar Partai Demokrat, Andi Mallarangeng, mengonfirmasi bahwa SBY memang telah menerima undangan resmi untuk mengikuti seremoni Hari Pancasila. Namun, terdapat bentrokan jadwal yang tidak dapat dihindari.
Andi Mallarangeng menjelaskan bahwa saat ini, mantan Presiden SBY sedang berada di Bandung dan telah memiliki rangkaian agenda kegiatan yang padat hingga tanggal peringatan. Hal ini disampaikan kepada Kompas.com pada hari Sabtu, 30 Mei 2026.
"Sekarang kami sedang di Bandung. Terima kasih atas undangannya, tapi Pak SBY sudah ada serangkaian acara di Bandung sampai tanggal 1 nanti," kata Andi Mallarangeng.
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai implikasi dari jadwal tersebut terhadap kehadirannya di upacara Hari Pancasila, Andi memberikan jawaban yang mengindikasikan ketidakmungkinan SBY hadir.
"Iya," jawab Andi secara singkat ketika dikonfirmasi apakah hal tersebut berarti SBY kemungkinan besar tidak dapat menghadiri upacara Hari Pancasila.
Meskipun telah mengonfirmasi benturan jadwal, Andi Mallarangeng memilih untuk tidak merinci lebih lanjut mengenai jenis kegiatan spesifik yang akan dijalani oleh SBY selama berada di Bandung hingga tanggal 1 Juni 2026.
Dilansir dari Kompas.com, konfirmasi ini memberikan gambaran mengenai kesibukan mantan kepala negara yang masih aktif dalam berbagai agenda meskipun tidak lagi menjabat di pemerintahan pusat.