JAKARTAHYPE.COM - Aktor Abidzar Al Ghifari angkat bicara mengenai gelombang kritik yang ditujukan kepada sahabatnya, Jefri Nichol, terkait rencana mereka mengikuti perjalanan ibadah umrah. Kejadian ini bermula setelah Abidzar membagikan poster promosi perjalanan suci tersebut pada Minggu, 17 Mei 2026.
Perjalanan ibadah umrah tersebut digagas bersama oleh Abidzar dan ibunya, Umi Pipik, dan turut mengundang figur publik lainnya seperti Bryan Domani. Namun, rencana ini menuai reaksi negatif dari sebagian kalangan netizen di media sosial.
Kritik tersebut berfokus pada penilaian bahwa Jefri Nichol dianggap sebagai sosok yang tidak layak untuk melaksanakan ibadah ke Tanah Suci Mekkah. Hal ini mendorong Abidzar untuk memberikan tanggapan tegas melalui unggahan pribadinya.
Abidzar mempertanyakan dasar pemikiran netizen yang melarang seseorang melaksanakan ibadah berdasarkan penilaian masa lalu mereka. "Terus kenapa? Kalau dia ngomong gitu enggak boleh umrah? Enggak ada kesempatan buat pendosa untuk umrah?" tulis Abidzar melalui Instagram Story-nya pada Minggu, 17 Mei 2026.
Dalam upaya pembelaannya, Abidzar menggunakan pengalaman hidup almarhum ayahnya, Ustaz Jefri Al Buchori (Uje), sebagai pengingat pentingnya proses perubahan diri. Ia menekankan bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki diri.
Abidzar mengingatkan publik bahwa almarhum ayahnya juga pernah melalui masa sulit sebelum memutuskan untuk berhijrah dan mendekatkan diri kepada Tuhan. "Bokap gue, Uje. Dulu dia tersesat di dunia maksiat. Semua udah dicoba. Tapi liat pas meninggal yang nganter ratusan ribu orang," lanjutnya.
Ia menegaskan bahwa mengajak Jefri Nichol dalam rombongan umrah adalah bentuk dukungan nyata antar teman yang tulus, mendorong proses menuju individu yang lebih baik. Abidzar menyayangkan sikap masyarakat yang merasa berhak menentukan kelayakan orang lain dalam beribadah.
Abidzar juga menekankan bahwa urusan masa depan dan bagaimana seseorang menjalani hidupnya setelah ibadah adalah urusan pribadi orang yang bersangkutan. "Masalah gimana ke depannya udah biarin orang itu sendiri, yang penting niat kita baik bawa orang buat umrah kenapa enggak?" tuturnya.
Lebih lanjut, Abidzar menyampaikan penolakannya terhadap sikap menghakimi orang yang memiliki niat baik untuk beribadah. "Enggak ada tempat untuk judge orang yang mau beribadah!" sambung Abidzar.