JAKARTAHYPE.COM - Seorang penata rias profesional muda di Probolinggo mendadak menjadi sorotan publik di media sosial setelah membagikan pengalaman pahitnya menjadi korban penipuan berbasis QRIS. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi para pelaku usaha agar selalu waspada terhadap berbagai modus manipulasi transaksi digital yang kian marak.

Peristiwa nahas ini bermula ketika seorang calon pelanggan, yang mengaku bernama Selia Argaretha, menghubungi MUA tersebut untuk memesan jasa tata rias rambut (hairdo) untuk acara akad nikah. Namun, ketika proses pembayaran tiba, pelaku menggunakan dalih pembayaran melalui kartu kredit/debit dan meminta korban untuk mengirimkan foto kode QRIS bank miliknya.

Kesalahan fatal terjadi ketika korban tanpa disadari mengirimkan kode QRIS yang berfungsi untuk pembayaran (QRIS Bayar) alih-alih kode QRIS yang berfungsi untuk menerima dana (QRIS Terima Uang). Peringatan penting yang tertera pada kode QRIS tersebut, yang melarang pembagian kepada siapapun, terabaikan begitu saja.

Dengan kelalaian tersebut, pelaku dengan cepat memanfaatkan celah untuk menyedot dana dari rekening korban. Bukti mutasi transaksi yang diunggah menunjukkan adanya pengurasan dana sebesar Rp 1.000.000 dengan keterangan transaksi "Bank BRI - IPHONE SERVIS", menandakan keberhasilan penipuan tersebut.

Pemilik akun Instagram @izzahnabilaa, yang merupakan korban dalam insiden ini, mengungkapkan bahwa ia baru menyadari perbedaan fungsi kedua jenis QRIS tersebut setelah kejadian. Ia pun meminta dukungan dan semangat dari warganet, seraya mengakui telah menerima banyak nasihat dan teguran dari orang tuanya.

Lebih lanjut, MUA muda ini membeberkan bahwa pelaku diduga merupakan penipu ulung yang telah berulang kali menargetkan para profesional di bidang MUA dan hairdo di wilayah Probolinggo. Ia bahkan menyebarkan nomor WhatsApp pelaku, yaitu 0896-7330-5364, sebagai bentuk peringatan dini bagi sesama rekan seprofesi.

Unggahan kisah pilu ini telah ditonton lebih dari 2 juta kali di Instagram dan dibanjiri berbagai komentar dari warganet. Salah satu komentar menyoroti peringatan yang tertera pada kode QRIS, "Kak padahal kan itu ada tulisan diatas QR nya "jangan bagikan ke siapapun, ya" 😭😭😭," ujar pengguna Instagram @nfllhptrshb__.

Menanggapi peristiwa yang dialaminya, korban yang diketahui bernama lengkap Izzah Rofiatun Nabila, 22 tahun, menjelaskan bahwa video viral tersebut dibuat sebagai bentuk edukasi dan kesadaran bagi masyarakat. "Jadi video itu adalah first time saya ambil job hairdo, tapi ternyata kena tipu. Kemudian saya buat video macam itu untuk awareness," ungkap Izzah kepada Wolipop.

"Reaksi saya awalnya senang dapat orderan yang eksekusinya gampang, tapi after tuh sedih karena duit saya hilang Rp 1 Juta," tutur Izzah mengenai perasaannya saat menyadari uangnya telah raib.