JAKARTAHYPE.COM - Memiliki kulit wajah yang tampak sehat, kenyal, dan bercahaya kini semakin mudah dicapai berkat perkembangan dunia estetika medis modern. Salah satu prosedur yang tengah digandrungi adalah skin booster, sebuah perawatan injeksi yang berfungsi menghidrasi kulit secara mendalam dari dalam.

Perawatan skin booster menawarkan solusi instan untuk meningkatkan kualitas tekstur kulit, namun banyak yang menyadari bahwa hasilnya tidak bertahan lama jika tidak diimbangi perawatan yang tepat. Banyak pasien merasa tugas mereka selesai setelah meninggalkan klinik, padahal fase pasca-perawatan menentukan durasi keberhasilan prosedur.

Agar investasi yang telah dikeluarkan memberikan hasil maksimal dan tahan lama, penting bagi setiap individu untuk memperhatikan komitmen perawatan diri setelah tindakan dilakukan. Hal ini mencakup menjaga gaya hidup sehat secara konsisten, bukan hanya sesaat setelah perawatan.

Co-founder Eva Mulia Clinic, dr. Eddy Widjaja, menekankan perlunya menjaga gaya hidup sehat sebagai kunci utama keberlanjutan hasil skin booster. Ia menyarankan pasien untuk tetap memprioritaskan penggunaan sunscreen harian dan membatasi paparan sinar matahari secara berlebihan.

Selain itu, dr. Eddy juga mengingatkan bahwa kebiasaan buruk seperti merokok dan mengonsumsi alkohol harus dihindari setelah prosedur. Kebiasaan tersebut dikhawatirkan dapat merusak proses stimulasi kolagen baru yang sedang terjadi di dalam kulit.

Dokter Eddy juga memberikan pandangan positif bagi mereka yang baru pertama kali ingin mencoba perawatan skin booster ini. Ia mendorong untuk tidak ragu memulainya, terutama pada usia relatif muda.

"Saran saya sih lakukan, karena ini memang tren pengobatan yang bagus ya. Jadi lakukan sedini mungkin," ujar dr. Eddy Widjaja mengenai anjuran memulai perawatan estetika ini.

Lebih lanjut, mengenai dosis awal, dokter ahli ini menyarankan pendekatan bertahap agar sesuai dengan kondisi kulit masing-masing pasien. "Nanti kan kita bisa atur dosisnya, enggak usah langsung yang paling tinggi atau mahal. Kita bisa mulai dengan dosis yang ringan, dengan frekuensi yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit masing-masing," kata dr. Eddy Widjaja.

Prosedur skin booster sendiri melibatkan beberapa tahapan yang dimulai dari pembersihan wajah secara menyeluruh. Setelah itu, diaplikasikan krim anestesi dan masker kebal yang dibiarkan meresap sekitar setengah jam untuk mematikan rasa di area wajah.