JAKARTAHYPE.COM - Perhelatan akbar tahunan dalam rangka peringatan tradisi Buka Luwur Sunan Kudus kembali dijadwalkan terlaksana. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari rangkaian peringatan hari besar keagamaan di wilayah tersebut.

Pihak panitia Buka Luwur Sunan Kudus telah mengambil langkah persiapan matang untuk menyambut tradisi tersebut. Fokus utama persiapan saat ini adalah penyediaan logistik utama untuk hidangan khas tradisi ini.

Acara ini akan melibatkan pembagian hidangan istimewa yang dikenal masyarakat sebagai Nasi Jangkrik. Persiapan hidangan ini membutuhkan jumlah bahan baku yang sangat signifikan mengingat skala acara yang besar.

Secara spesifik, panitia telah menyiapkan bahan baku berupa beras dengan total berat mencapai 9,1 ton. Jumlah beras tersebut akan diolah menjadi hidangan yang akan dibagikan kepada masyarakat luas.

Dari total beras yang disiapkan, panitia menargetkan akan menghasilkan puluhan ribu porsi Nasi Jangkrik. Hidangan ini akan didistribusikan sebagai bentuk sedekah dan pelestarian budaya setempat.

Distribusi makanan tradisional ini dijadwalkan akan dilaksanakan bertepatan pada tanggal 10 Muharram. Tanggal tersebut memiliki makna mendalam bagi komunitas yang menjaga tradisi Sunan Kudus ini.

"Panitia Buka Luwur Sunan Kudus menyiapkan puluhan ribu nasi jangkrik dari 9,1 ton beras untuk dibagikan kepada masyarakat pada 10 Muharram," tegas salah satu perwakilan panitia penyelenggara.

Persiapan logistik berskala besar ini menunjukkan komitmen kuat masyarakat Kudus dalam melestarikan warisan leluhur mereka. Proses pengolahan beras menjadi Nasi Jangkrik diperkirakan akan melibatkan banyak relawan.

Tradisi Buka Luwur ini tidak hanya sekadar pembagian makanan, tetapi juga menjadi momen refleksi spiritual dan penguatan kebersamaan di antara warga Kudus. Hal ini menjadi daya tarik utama bagi para peziarah dan masyarakat sekitar.