JAKARTAHYPE.COM - Jennifer Lopez (J.Lo), yang dikenal memiliki fisik prima dan menjadi inspirasi banyak wanita, mengungkapkan proses disiplin yang ia lakukan menjelang syuting film terbarunya. Hal ini dilakukan karena ia merasa harus selalu siap secara fisik saat tampil di depan kamera.

Aktris berusia 56 tahun ini baru-baru ini menjadi sorotan usai membicarakan persiapannya untuk adegan yang membutuhkan penampilan tubuh ideal. Adegan tersebut terdapat dalam film komedi romantis terbarunya yang akan tayang di platform Netflix berjudul 'Office Romance'.

J.Lo menekankan bahwa tidak ada jalan pintas atau "rahasia instan" untuk mencapai kepercayaan diri di depan kamera, terutama untuk adegan yang menantang secara fisik. Kunci utama menurutnya adalah penerapan pola hidup sehat yang dilakukan secara berkelanjutan.

Dalam sebuah wawancara, penyanyi yang hits dengan lagu 'On The Floor' ini menegaskan pentingnya rutinitas disiplin dalam menjaga kondisi tubuhnya. Ia menjelaskan bahwa persiapan ini melibatkan kombinasi antara latihan fisik intensif dan kontrol ketat terhadap asupan makanan.

"Saat tahu kamu akan tampil di layar, kamu harus siap. Itu berarti rutin berolahraga di gym dan menjaga pola makan dengan baik," ujarnya, seperti dikutip dari People.

Lebih lanjut, J.Lo menegaskan bahwa kebiasaan sehat tersebut harus menjadi bagian tak terpisahkan dari hidupnya, bukan sekadar persiapan kilat menjelang jadwal syuting. Konsistensi adalah faktor penentu keberhasilan dalam menjaga stamina dan penampilan.

"Ini soal mengonsumsi makanan sehat, memilih makanan yang tepat, berolahraga, dan melakukannya secara konsisten. Saya selalu mengatakan hal-hal seperti ini," lanjutnya.

Meskipun tampil berbikini sudah bukan lagi hal yang menimbulkan kegugupan bagi J.Lo karena persiapan matangnya, ia justru mengungkapkan adanya satu bagian dalam film romantis yang masih membuatnya merasa canggung. Bagian tersebut adalah adegan yang melibatkan interaksi fisik intim, khususnya adegan ciuman dengan lawan main.

Ibu dari dua anak ini kemudian menceritakan pengalamannya saat harus membangun kimia akting dengan lawan mainnya di film tersebut, yaitu Brett Goldstein. Ia mengakui bahwa profesionalisme harus diimbangi dengan mengatasi rasa gugup saat beradu akting romantis.