JAKARTAHYPE.COM - Alis memegang peranan krusial dalam tata rias wajah, di mana sedikit ketidaksesuaian dalam pembentukannya dapat memengaruhi keseluruhan penampilan seseorang. Oleh karena itu, sangat penting untuk menyesuaikan bentuk alis agar selaras dengan fitur dan struktur wajah guna mendapatkan hasil yang proporsional.
Menentukan bentuk alis yang paling sesuai sangat bergantung pada struktur wajah—apakah itu bulat, oval, persegi, atau berbentuk hati—serta karakter alami dari rambut alis itu sendiri. MUA selebriti, Jimena Garcia, menekankan bahwa pemahaman mengenai bentuk wajah adalah kunci untuk menentukan lengkungan alis yang paling pas agar fitur wajah terlihat harmonis.
Kristie Streicher, penata alis selebriti dan pendiri KS&CO, menyatakan bahwa ia selalu menjadikan struktur tulang alis sebagai patokan utama dalam pekerjaannya. "Tulang alis bertindak sebagai cetak biru alami untuk menentukan di mana alis seharusnya berada," jelas Streicher, Dikutip dari Vogue.
Streicher juga menambahkan bahwa pola pertumbuhan rambut alis, termasuk area yang lebih tebal dan tipis, harus diperhatikan sebelum proses pembentukan dimulai. Ia berpendapat bahwa alis idealnya harus mengikuti struktur tulang dan pertumbuhan alami rambut, bukannya hanya mengikuti tren yang sedang berlaku.
Daniel Martin, MUA selebriti, menegaskan bahwa tujuan akhir dari pembentukan alis yang sempurna adalah mencapai simetri dan keseimbangan di area mata serta menciptakan bentuk wajah yang harmonis. Teknik brow mapping menjadi salah satu metode yang sering digunakan untuk menentukan bentuk alis terbaik sesuai standar proporsi.
Martin menjelaskan bahwa teknik brow mapping ini menggunakan tiga titik acuan yang didasarkan pada struktur wajah untuk menentukan titik awal, puncak lengkungan, dan titik akhir alis. "Brow mapping ini didasarkan pada proporsi hidung, mata dan seluruh wajah," ujar Garcia, Dikutip dari sumber yang sama.
Untuk pemilik wajah persegi yang umumnya memiliki garis rahang tegas dan bersudut namun proporsi wajah seimbang, alis dengan lengkungan lembut adalah pilihan yang ideal. Streicher menyarankan, "Biasanya saya menjaga alis tetap lembut sehingga melengkapi struktur alami wajah tanpa perlu terlihat terlalu berlebihan."
Garcia turut menyarankan bentuk alis yang sedikit terangkat dengan ujung yang meruncing alami, sambil tetap mempertahankan kesan penuh pada alis untuk menyeimbangkan garis rahang yang tegas. Bagi wajah oval yang proporsinya cenderung seimbang antara lebar dan panjang, perapian adalah langkah utama.
Streicher biasanya hanya melakukan perapian pada alis wajah oval tanpa mengubah bentuknya secara drastis. "Biasanya untuk wajah oval saya mempertahankan dan merapikan saja alisnya tanpa terlalu mengubah bentuk," kata Streicher, Dikutip dari sumber yang sama.