JAKARTAHYPE.COM - Sebuah insiden penerbangan yang signifikan terjadi di wilayah perairan Pakistan pada hari Selasa (7/7) waktu setempat, melibatkan sebuah pesawat kargo komersial. Pesawat yang dimaksud adalah jenis Boeing 737, yang mendadak hilang kontak saat sedang dalam penerbangan.
Pesawat kargo tersebut dilaporkan membawa total lima orang awak yang berada di dalamnya saat insiden tersebut terjadi. Kehilangan kontak ini memicu kekhawatiran besar di kalangan otoritas penerbangan setempat mengenai keselamatan awak pesawat.
Menurut informasi awal, pesawat tersebut diduga mengalami kendala teknis yang berkaitan dengan sistem navigasi sesaat sebelum menghilang dari pantauan radar utama. Kejadian ini menjadi fokus utama dalam investigasi yang sedang berlangsung.
Saat ini, otoritas Pakistan telah mengerahkan berbagai sumber daya untuk melancarkan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) di area lepas pantai Karachi. Pencarian dilakukan secara intensif untuk menemukan petunjuk mengenai keberadaan pesawat tersebut.
Adapun kronologi hilangnya kontak pesawat ini dijelaskan secara lebih rinci oleh otoritas penerbangan Pakistan. Pesawat tersebut dilaporkan mengalami penurunan ketinggian secara tiba-tiba dan sangat cepat.
Kejadian penurunan ketinggian dan kehilangan sinyal komunikasi dengan menara pengawas terjadi pada Selasa malam, tepatnya sekitar pukul 21.21 waktu setempat. Momen kritis ini menjadi titik terakhir pesawat terdeteksi oleh Air Traffic Control (ATC).
Dilansir dari BBC, Rabu (8/7/2026), otoritas penerbangan Pakistan memberikan keterangan mengenai penurunan drastis pesawat. "Pesawat Boeing 737 itu mengalami penurunan ketinggian secara cepat dan hilang kontak dengan operator lalu lintas udara (ATC) pada Selasa (7/7) malam, sekitar pukul 21.21 waktu setempat," ujar juru bicara otoritas penerbangan Pakistan.
Pihak berwenang Pakistan menegaskan bahwa operasi pencarian terus dilakukan tanpa henti menyusul hilangnya pesawat kargo tersebut. Fokus utama saat ini adalah menemukan lokasi jatuhnya pesawat atau petunjuk lain yang dapat menjelaskan nasib lima awak di dalamnya.