JAKARTAHYPE.COM - Singapura kembali menempati posisi teratas sebagai destinasi luar negeri paling diminati oleh wisatawan asal Indonesia. Preferensi ini terungkap melalui hasil survei komprehensif yang baru saja dirilis baru-baru ini.
Temuan ini berasal dari survei bertajuk 'The State of Southeast Asia: 2026' yang dilaksanakan oleh lembaga riset terkemuka, ISEAS-Yusof Ishak Institute. Survei tersebut bertujuan memetakan preferensi regional di Asia Tenggara.
Survei tersebut melibatkan partisipasi lebih dari 2.000 responden yang tersebar di sebelas negara yang berada di kawasan Asia Tenggara. Hasil analisis menunjukkan dominasi pilihan wisatawan Indonesia terhadap negara tetangga tersebut.
Mayoritas responden yang berasal dari Indonesia secara eksplisit menempatkan Singapura sebagai tujuan wisata luar negeri yang paling mereka inginkan saat ini. Hal ini menggarisbawahi daya tarik Singapura di mata pelancong Indonesia.
Dilansir dari VN Express pada hari Jumat, 5 Juni 2026, terdapat beberapa faktor kunci yang mendorong tingginya minat wisatawan Indonesia terhadap Singapura. Faktor-faktor ini menjadi penentu utama dalam pengambilan keputusan perjalanan.
"Keamanan yang tinggi, kondisi politik yang stabil, serta standar hidup yang baik menjadi alasan utama wisatawan Indonesia memilih Singapura sebagai destinasi perjalanan," demikian temuan survei tersebut. Faktor-faktor ini sangat signifikan dalam menarik kunjungan.
Selain itu, faktor-faktor penentu preferensi ini ternyata juga menjadi pertimbangan serupa bagi responden yang berasal dari negara lain di kawasan tersebut. Negara Filipina juga menunjukkan pola pilihan yang sejalan dengan Indonesia.
Dikutip dari VN Express, faktor keamanan dan stabilitas politik ini menjadi tolok ukur penting bagi para wisatawan Indonesia saat menentukan destinasi liburan internasional mereka di masa mendatang. Hal ini menunjukkan prioritas utama pelancong.
"Faktor-faktor tersebut juga menjadi pertimbangan serupa bagi responden dari Filipina," kata seorang analis terkait survei tersebut, menyoroti kesamaan preferensi di antara beberapa negara ASEAN.