JAKARTAHYPE.COM - Pasangan YouTuber terkenal asal New Jersey, Amerika Serikat, Jesse dan Ashley Ridgway, baru-baru ini menjadi sorotan setelah membagikan kabar mengejutkan mengenai perjalanan kehamilan mereka. Melalui unggahan terbaru di media sosial, Jesse mengumumkan bahwa mereka terpaksa mengambil keputusan berat untuk mengakhiri kehamilan.

Keputusan sulit tersebut diambil setelah mereka menerima hasil diagnosis bahwa janin yang dikandung Ashley terindikasi menderita Trisomi 21, atau yang lebih dikenal sebagai Down Syndrome. Proses pengambilan keputusan ini diakui oleh Jesse berlangsung sangat traumatis bagi dirinya dan sang istri, yang dilakukan pada awal pekan ini.

Jesse mengungkapkan bahwa ia dan Ashley sangat menyadari bahwa pengumuman ini mungkin akan menimbulkan kekecewaan di kalangan penggemar setia mereka. Ia menegaskan bahwa keputusan untuk mengakhiri kehamilan tidak diambil dengan mudah oleh keduanya.

"Minggu ini, aku dan istriku membuat keputusan yang sangat sulit untuk mengakhiri kehamilan karena Trisomi 21. Keputusan ini tidak dibuat dengan mudah," tulis Jesse dalam pernyataannya.

Awalnya, Jesse sempat menunjukkan optimisme tinggi saat menerima kabar kehamilan tersebut. Namun, setelah mengetahui implikasi kesehatan yang menyertai Down Syndrome, pandangannya berubah secara signifikan.

Ia menjelaskan bahwa ia sempat berpikir bisa menghadapi tantangan tersebut, namun kemudian menyadari beratnya kondisi tersebut. "Ketika pertama kali menerima kabar ini, aku terkejut tetapi optimis. Jika mereka sedikit lambat secara intelektual, maka kita akan berhasil. Aku siap menjadi orang tua, apa pun yang terjadi... tetapi aku tidak sepenuhnya memahami apa yang dimaksud dengan Down syndrome," kata Jesse.

Jesse, yang berusia 33 tahun, kemudian memaparkan sejumlah risiko kesehatan serius yang sering dikaitkan dengan sindrom Down. Risiko tersebut mencakup potensi cacat jantung, gangguan pendengaran, serta keterlambatan perkembangan fisik pada anak.

Ia menambahkan bahwa dari sudut pandang kesehatan murni, kondisi tersebut membawa tantangan besar bagi anak yang mengalaminya. "Sindrom Down bukanlah 'berkah,' secara objektif itu sangat buruk dari perspektif kesehatan. Aku tidak menyadari betapa beratnya bagi anak itu, apalagi bagi keluarganya... seringkali, mereka akan sepenuhnya bergantung pada orang lain selama sisa hidup mereka," jelas Jesse.

Influencer tersebut mengklaim bahwa ia telah berkonsultasi dengan berbagai pihak, termasuk teman, keluarga, dokter, dan konselor genetik. Jesse menyebutkan bahwa ia mendapat informasi bahwa sekitar 90% wanita memilih untuk menggugurkan kehamilan setelah mengetahui diagnosis sindrom Down.